Dipicu Perkara Asmara, Warga Sindang Sari Jadi Korban Penusukan

- Jurnalis

Selasa, 30 Juli 2024 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Lampung Utara-Atmosfirnews.id
Diduga perkara asmara, YR (red-) warga Kelurahan Sindang Sari Kecamatan Kotabumi jadi korban penusukan di halaman rumah pelaku di kelurahan yang sama, Senin (29-7-24) sekitar pukul 16.00 sore

Kondisi korban, mengalami enam tusukan, yakni; tiga tusukan di kepala, dua tusukan di tangan sebelah kiri dan satu di punggung. Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit Candi Mas Center (CMC) Kotabumi.

Kronologis kejadian bermula, saat korban YR ingin pulang kerumah korban mengendarai sepeda motor. Tiba-tiba, dia di panggil pelaku berinisial D sedang duduk depan rumah bersama pamannya bernama Suhaimi.

Baca Juga :  Selamat Bertugas Pj Gubernur Lampung Samsudin

“Ya, berhentilah,” kata korban menirukan ucapan pelaku.

Saat itu, kendaraan dia belum mati mesin. Tiba-tiba, korban di serang D, salah satu pelaku yang membawa sebilah senjata tajam jenis pisau dan langsung menusuk bagian punggung korban, dilanjutkan tangan sebelah kiri dan kepala tangan sebelah kiri.

Saat dia fokus pada senjata tajam yang di pegang pelaku, tiba-tiba dia tendang dan langsung terjatuh tertimpa motor. Korban juga langsung di pukul dengan sarung pisau.

Tidak berselang lama, datang lah kk pelaku bernama Di begitu juga ngamuk sempet nonjok dan nendang.

Baca Juga :  Kenaikan NTP Juni 2024 di Lampung Nyaris Tembus 4 Persen

Lalu D kembali Nonjok dan nendang korban.

“Ia, ayah kami sekarang berada di rumah sakit CMC untuk mendapatkan perawatan.pelaku yang menganiaya satu orang sudah di tangan polisi” kata Mei anak kandung korban pada media, Selasa 30 Juli 2024.

Dimana kejadian itu,Mei menuturkan. Lantaran antara korban dan ibu pelaku yang keduanya adalah duda dan janda diduga ada hubungan pribadi.

Hal itulah, terindikasi yang memicu, pelaku melakukan penganiayaan pada korban karena diduga tidak setuju atas hubungan keduanya.

Penulis : Yudhi

Berita Terkait

DPP APKLINDO Lampung Gelar Awareness Training ISO 37001 dalam Rangka HUT ke-41
Memberi atau Menolak Gelar untuk Jokowi, GEPAK Lampung: Tanya Masyarakat Apakah Menerimanya
Gepak Lampung Soroti Status Ganda Kepala BGN, Nama Nanik Masih Ada di Jajaran Komisaris Pertamina
Kepala Sekolah dan Guru Dikumpulkan, Integritas Pendidikan Tanggamus Dievaluasi
Sidang Bongkar Dugaan TPPU Dendi Ramadhona, Pembelian Saham RS Urip Rp500 Juta Diduga Pakai Nama Orang Lain
EMBEGE Tak Membuat Si Kecil Kenyang, Si Besar Justru Mengaum “Kelaparan”
Danjen Kopassus Putra Bengkulu Djon Afriandi Terima Gelar Panglima Raja
Menakar Jalan Tengah Kemitraan Dewan Pendidikan dan Dinas Pendidikan di Tengah Defisit Fiskal Lampung
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:39 WIB

DPP APKLINDO Lampung Gelar Awareness Training ISO 37001 dalam Rangka HUT ke-41

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:32 WIB

Memberi atau Menolak Gelar untuk Jokowi, GEPAK Lampung: Tanya Masyarakat Apakah Menerimanya

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:05 WIB

Gepak Lampung Soroti Status Ganda Kepala BGN, Nama Nanik Masih Ada di Jajaran Komisaris Pertamina

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:55 WIB

Kepala Sekolah dan Guru Dikumpulkan, Integritas Pendidikan Tanggamus Dievaluasi

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:08 WIB

Sidang Bongkar Dugaan TPPU Dendi Ramadhona, Pembelian Saham RS Urip Rp500 Juta Diduga Pakai Nama Orang Lain

Berita Terbaru