Sukses SNBT, Saatnya Sekolah Lampung Bangun Perpustakaan

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG, Atmosfirnews – Lampung sedang merayakan banyak kabar baik dari dunia pendidikan.

Hasil SNBT meningkat. Semakin banyak siswa diterima di perguruan tinggi negeri. Sekolah-sekolah unggulan mulai menunjukkan performa yang membanggakan.

Namun ada satu pertanyaan yang layak diajukan. Apakah prestasi itu sudah ditopang oleh budaya membaca yang kuat?

Pertanyaan ini penting karena kualitas pendidikan tidak hanya diukur dari jumlah siswa yang lolos seleksi perguruan tinggi. Pendidikan yang kuat dibangun di atas kebiasaan belajar yang kuat, dan hampir semua kebiasaan belajar berawal dari membaca.

Di sinilah menariknya salah satu komponen Dana BOS yang sering luput dari perhatian, yaitu pengembangan perpustakaan.

Dari sembilan komponen penggunaan Dana BOS, pengembangan perpustakaan mungkin bukan yang paling besar nilainya. Namun dampaknya bisa menjadi yang paling panjang.

Sekolah bisa membangun ruang kelas baru setiap tahun. Sekolah bisa membeli komputer baru setiap tahun. Tetapi kemampuan membaca yang rendah akan terus membatasi kualitas pembelajaran di semua mata pelajaran.

 

Paradoks Pendidikan

Indonesia selama bertahun-tahun menghadapi paradoks. Angka partisipasi sekolah terus meningkat. Lulusan terus bertambah.

Namun berbagai survei literasi menunjukkan kemampuan membaca dan memahami informasi masih menjadi tantangan besar.

Baca Juga :  Gepak Lampung Pertanyakan Fungsi Jaksa Line Pada Obyek Sitaan Harta Tidak Bergerak Terkait Perkara Korupsi Yang Sedang Ditangani

Akibatnya banyak siswa mampu membaca teks, tetapi belum tentu memahami maknanya secara mendalam.

Padahal kemampuan memahami bacaan merupakan fondasi hampir seluruh proses belajar.

Matematika membutuhkan kemampuan membaca soal. Sains membutuhkan kemampuan membaca konsep. Sejarah membutuhkan kemampuan membaca konteks.

Bahkan SNBT yang kini menjadi jalur utama masuk perguruan tinggi semakin banyak menguji kemampuan bernalar melalui bacaan.

Artinya, kemenangan sesungguhnya bukan ketika siswa berhasil menghafal jawaban. Melainkan ketika mereka mampu memahami informasi dan berpikir kritis.

 

Perpustakaan Adalah Infrastruktur SDM

Karena itu perpustakaan seharusnya dipandang sebagai infrastruktur pembangunan manusia.

Selama ini ketika berbicara infrastruktur, perhatian sering tertuju pada jalan, gedung, atau laboratorium.

Padahal perpustakaan juga merupakan infrastruktur.

Bedanya, yang dibangun bukan mobilitas barang, melainkan mobilitas pengetahuan.

Masalahnya, banyak perpustakaan sekolah masih berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku, bukan pusat aktivitas belajar.

Ruangannya ada. Rak bukunya ada. Tetapi ekosistem membacanya belum tumbuh.

 

Sekolah Unggulan Harus Memimpin

Karena itu sekolah-sekolah unggulan Lampung perlu menjadi pelopor. Bukan hanya unggul dalam hasil SNBT, tetapi juga unggul dalam budaya literasi.

Salah satu langkah paling konkret adalah memastikan perpustakaan dikelola oleh tenaga yang memiliki kompetensi khusus dan sertifikasi kepustakawanan.

Baca Juga :  Pemkot Kembali Gelar Nikah Massal Gratis

Pustakawan modern bukan penjaga buku. Mereka adalah manajer literasi.

Mereka merancang program membaca, menghubungkan siswa dengan sumber pengetahuan, serta membantu sekolah membangun budaya belajar yang berkelanjutan.

Jika sekolah membutuhkan guru profesional untuk mengajar matematika dan fisika, maka perpustakaan juga membutuhkan tenaga profesional untuk mengelola literasi.

 

Investasi yang Dampaknya Puluhan Tahun

Dana BOS memang dapat digunakan untuk membeli buku. Tetapi investasi terbaik sesungguhnya bukan hanya pada bukunya. Investasi terbaik adalah memastikan buku tersebut dibaca. Sebab rak yang penuh buku tidak otomatis melahirkan pembaca.

Yang melahirkan pembaca adalah budaya. Dan budaya selalu lahir dari pengelolaan yang serius.

Karena itu, ketika Lampung mulai menunjukkan kemajuan dalam dunia pendidikan, mungkin sudah saatnya perhatian tidak hanya tertuju pada berapa banyak siswa yang lolos SNBT.

Pertanyaan yang lebih penting adalah berapa banyak sekolah yang benar-benar menjadikan perpustakaan sebagai jantung pembelajaran?

Sebab sekolah unggul menghasilkan lulusan unggul. Tetapi perpustakaan yang hidup menghasilkan generasi pembelajar.

Dan itulah pondasi yang akan menentukan kualitas SDM Lampung jauh setelah euforia hasil SNBT berlalu.**

Penulis : wahyudi, s.e

Editor : duta allafia

Berita Terkait

Thomas Amirico Kunjungi SMAN 1 Tegineneng, Angkat Capaian Tinggi Lolos PTN 2026
RMD Gandeng Pengusaha Billboard Lampung, Sukses Hantarkan Ade Jona ke Tampuk Pimpinan HIPMI
WTP Ke-12 Sukses Diraih, Ini Rincian Anggaran dan PR Berharga Miliaran Rupiah untuk Lampung
DPRD Lampung Komisi V Apresiasi SPMB 2026, Transparansi dan Sistem Real Time Dinilai Jadi Terobosan Dinas pendidikan yang Sukses
PTUN Bandar Lampung Kabulkan Gugatan Roya Tanah Sindang Anom
Kacabdin Wilayah II Cek Langsung Pelaksanaan TPA SPMB, Pastikan Transparan dan Objektif
Memangkas Carut Marut MBG, BGN Tiap Daerah Berkontrak Langsung Dengan Mitra Dapur MBG
Kadisdikbud Kawal Langsung 79 Siswa SMA Siger ke Sekolah Baru, Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:42 WIB

Sukses SNBT, Saatnya Sekolah Lampung Bangun Perpustakaan

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:21 WIB

Thomas Amirico Kunjungi SMAN 1 Tegineneng, Angkat Capaian Tinggi Lolos PTN 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:27 WIB

RMD Gandeng Pengusaha Billboard Lampung, Sukses Hantarkan Ade Jona ke Tampuk Pimpinan HIPMI

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:16 WIB

WTP Ke-12 Sukses Diraih, Ini Rincian Anggaran dan PR Berharga Miliaran Rupiah untuk Lampung

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:07 WIB

DPRD Lampung Komisi V Apresiasi SPMB 2026, Transparansi dan Sistem Real Time Dinilai Jadi Terobosan Dinas pendidikan yang Sukses

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Sukses SNBT, Saatnya Sekolah Lampung Bangun Perpustakaan

Rabu, 17 Jun 2026 - 13:42 WIB