Sindikat Pemerasan Seksual Lewat TikTok Terbongkar, Polda Lampung Tangkap 4 Pelaku

- Jurnalis

Rabu, 30 April 2025 - 22:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bandar Lampung, Atmosfirnews.id

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Subdit V Siber Polda Lampung berhasil mengungkap jaringan pemerasan bermodus konten seksual yang beroperasi lewat media sosial TikTok dan WhatsApp. Empat tersangka ditangkap, termasuk seorang narapidana dan seorang istri warga binaan.

Direktur Reskrimsus Polda Lampung, Kombes Pol Dery Agung Wijaya menjelaskan, kasus ini terungkap setelah tim siber menerima laporan dari seorang korban. Modus bermula dari perkenalan lewat TikTok yang kemudian berlanjut ke WhatsApp.

“Setelah komunikasi yang intens, korban menyerahkan data pribadi dalam bentuk konten seksual. Konten ini kemudian digunakan oleh pelaku untuk mengancam korban agar mengirimkan uang,” ungkap Kombes Dery saat konferensi pers, Rabu (30/4/2025).

Empat tersangka yang ditangkap memiliki peran berbeda. Ada tersangka mengaku sebagai anggota polisi untuk meyakinkan korban. Ada tersangka mengedit foto dan video korban. Ada tersangka bertugas mengambil uang melalui berbagai rekening bank. dan ada juga tersangka mengatur hasil kejahatan.

Baca Juga :  Rumah Arinal Djunaidi Digeledah, Barang Berharga Senilai Rp38,5 Miliar Lebih Diamankan Kejati

“Para pelaku dijerat dengan Pasal 35 jo Pasal 51 UU ITE, dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara dan denda hingga Rp12 miliar,” ujarnya.

Beroperasi dari Balik Rutan

Polisi mengungkap, salah satu tersangka merupakan narapidana yang sedang menjalani hukuman di sebuah rutan di Lampung. Sementara pelaku lain adalah istri warga binaan kasus narkoba.

“Kami bekerja sama dengan pihak rutan dan lapas. Ini membuktikan bahwa kejahatan siber bisa dikendalikan dari balik jeruji besi,” tegas Dery.

Baca Juga :  Disiplin Aparat Rutan Diuji, Perintah Pimpinan Tak Boleh Sekadar Seremonial

Modus Terstruktur dan Masif

Para pelaku menyasar korban secara acak, mengirim pesan ke ratusan nomor secara massal, lalu menindaklanjuti yang merespon.

“Dari 100 pesan yang dikirim, beberapa merespons. Itu cukup untuk menghasilkan uang. Ini sistematis dan dilakukan berulang kali,” ujarnya.

Hingga kini, nilai kerugian dari korban yang sudah terdata mencapai Rp150 juta. Namun, polisi yakin masih banyak korban lain yang belum melapor.

*Imbauan Kepada Masyarakat*

Kombes Dery mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada orang asing di media sosial serta tidak membagikan konten pribadi.

“Jangan ragu melapor jika menjadi korban. Kami masih melakukan pengembangan dan siap melindungi warga,” pungkasnya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Kepala BKPSDM Bandar Lampung Bungkam Terkait Dugaan Pungutan Tenaga Kontrak Rp30 Juta, Oknum Kabid Disebut Terlibat
Lomba Tandu Darurat PMR se-Lampung Dibuka, PMI Way Kanan Siap Tampilkan Kemampuan Terbaik
Musda Golkar Bandar Lampung Deadlock, Rycko Terpilih tapi Kepengurusan Buntu
Spion Rusak di Parkir Chandra Mall, Pengelola Terkesan Lepas Tangan
Dorong PAD dan Transparansi, Bandar Lampung Gandeng Tangsel Terapkan Sisgita
Antara Ambisi dan Kesiapan, Menyoal Pencalonan Dr. Budiyono di Bursa Rektor Unila
Dituding Gelapkan Mobil Rental, Yunika Bantah dan Klaim Kendaraan Telah Diserahkan
Semarak Harhubnas ke-55, Dishub Bandar Lampung Apresiasi Pegawai Berprestasi
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 15:26 WIB

Kepala BKPSDM Bandar Lampung Bungkam Terkait Dugaan Pungutan Tenaga Kontrak Rp30 Juta, Oknum Kabid Disebut Terlibat

Selasa, 22 September 2026 - 10:19 WIB

Lomba Tandu Darurat PMR se-Lampung Dibuka, PMI Way Kanan Siap Tampilkan Kemampuan Terbaik

Senin, 21 September 2026 - 21:57 WIB

Musda Golkar Bandar Lampung Deadlock, Rycko Terpilih tapi Kepengurusan Buntu

Senin, 21 September 2026 - 17:40 WIB

Dorong PAD dan Transparansi, Bandar Lampung Gandeng Tangsel Terapkan Sisgita

Senin, 21 September 2026 - 08:34 WIB

Antara Ambisi dan Kesiapan, Menyoal Pencalonan Dr. Budiyono di Bursa Rektor Unila

Berita Terbaru

Berita Utama

Jelang Kongres di Lampung, Ridho Alamsyah Muncul di Bursa PB HMI

Selasa, 22 Sep 2026 - 15:18 WIB