Dinas Pertanian Lampung Selatan Dituding Monopoli Proyek, Gepak Desak Kejari Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh

- Jurnalis

Sabtu, 21 Desember 2024 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Lampung Selatan, Atmosfirnews.id
Ketua Umum LSM Gerakan Pembangunan Anti Korupsi (GEPAK), Lampung, Wahyudi,
sangat menyayangkan hampir semua kegiatan yang berasal dari APBN terkesan buruk, seperti luput dari pengawasan pihak Dinas Pertanian Lampung Selatan, Jum’at, 20 Desember 2024.

Wahyudi juga mengatakan,” Kasihan Rakyat di desa yang menerima manfaat, masyarakat kabupaten Lamsel, itu akan mejadi contoh buruk, atau mungkin Ini sudah menjadi budaya. Bahkan kami menduga semua ini ulah pejabat yang ada di Dinas Pertanian, ini akan kami dalami, sebagai bentuk kepedulian kami dan dukungan kami sebagai lembaga. Gepak berharap ini menjadi perhatian khusus. Bagaimana program prioritas Presiden RI, Nawa Cita akan sukses jika di daerah masih banyak oknum dinas bermain dengan bancakan yang sistematik. Ini akan kita bongkar kebenarannya,” ujar Wahyudi.

Baca Juga :  DPRD Lampung Selatan dan Bupati Sidang Paripurna Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi Jelang HUT RI ke-79

“Apalagi berdasarkan sumber yang terpercaya, pekerjaan jalan usaha tani ini dibuat satu pintu oleh pihak dinas, yang berarti dinas memberikan pekerjaan ini pada satu orang, yang membuktikan bahwa keterlibatan dinas ini sangat besar dalam pekerjaan jalan usaha tadi, yang ada di Lampung Selatan,” kata Wahyudi lagi.

“itulah salah satu sebabnya mengapa pihak dinas tidak dapat melakukan pengawasan pada pekerjaan jalan usaha tani yang ada di beberapa titik di Lampung Selatan, sehingga hampir semua pekerjaannya tidak berkualitas sesuai harapan masyarakat,” ujar Yudhi Hasyim, panggilan lain Wahyudi.

Baca Juga :  Virgo Beach Sambut Kehadiran Opa Jiem Petric Dengan Doa Bersama dan Santuni Anak Pondok

Yudhi hasyim mengecam keras, “Jika Nanti terbukti benar ada yang bermain, saya tidak perduli, sekalipun Bupati yang ikut dalam pusaran bancakan ini, akan saya hadapi.”tutupnya.

Sementara itu pihak Dinas Pertanian saat dimintai keterangan tidak memberikan tanggapan. Sampai berita ini diterbitkan, Nyoman Umardana, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pertanian Kabupaten Lampung Selatan, masih belum membalas Chat WhatsApp yang kami kirimkan meski telah dibaca.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

8 Hari, Posko Waspada Bencara Karang Taruna Distribusikan 25 Ribu Masker, Biskuit, Susu, hingga 150 Ribu Liter Air
Krakatau Raya Resmi Jadi Korda IJTI, Heri Fulistiawan Pimpin Jurnalis TV Lamsel-Lamtim
Ketua DPRD Lampung Selatan Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Berbagai Perlombaan
AKBP Deddy Kurniawan Resmi Pimpin Polres Lampung Selatan, Ajak Personel Lanjutkan Pengabdian yang Profesional dan Humanis
DPRD Lampung Selatan Tinjau PT Ciomas, Perusahaan Tegaskan Kelola Limbah Sesuai Prosedur
Ketua DPRD Lampung Selatan: Hari Anak Nasional Jadi Momentum Membangun Generasi Emas Indonesia
Dugaan Pungli Laporan Keuangan di Dinkes Lampung Selatan: 28 Puskesmas Disebut Jadi “Sapi Perahan” Tiap Tahun
Dugaan Pungli Laporan Keuangan Puskesmas di BPKAD Lamsel Menguap di Inspektorat?
Berita ini 155 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 15:57 WIB

8 Hari, Posko Waspada Bencara Karang Taruna Distribusikan 25 Ribu Masker, Biskuit, Susu, hingga 150 Ribu Liter Air

Selasa, 15 September 2026 - 07:08 WIB

Krakatau Raya Resmi Jadi Korda IJTI, Heri Fulistiawan Pimpin Jurnalis TV Lamsel-Lamtim

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Ketua DPRD Lampung Selatan Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Berbagai Perlombaan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:46 WIB

AKBP Deddy Kurniawan Resmi Pimpin Polres Lampung Selatan, Ajak Personel Lanjutkan Pengabdian yang Profesional dan Humanis

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:30 WIB

DPRD Lampung Selatan Tinjau PT Ciomas, Perusahaan Tegaskan Kelola Limbah Sesuai Prosedur

Berita Terbaru