Peristiwa Dugaan Penganiayaan, Keluarga Korban Sayangkan Pihak STIE RATULA Kotabumi Dinilai Acuh

- Jurnalis

Jumat, 8 November 2024 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


LAMPUNG UTARA – Atmosfirnews.id
Dugaan penganiayaan terjadi di Yayasan Pendidikan Ragan Tunas Lampung Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Kotabumi menimpa Syahrifal Anwar (20), keluarga korban sayangkan pihak kampus yang di nilai lalai dan acuh. Jumat 8 November 2024.

Kekecewaan itu di sampaikan Syahbudin Hasan kedan tua Ikatan Keluarga Pakuon Agung (IKPA) keluarga korban. Menurutnya terkait peristiwa yang menimpa ponakannya tersebut, ia menyayangkan mengapa kejadian itu bisa terjadi di ruang lingkup pendidikan.

Dimana kejadian itu terjadi pada Rabu 6 November 2024 sekira pukul 15: 00 WIB kemarin, di dalam area yayasan pendidikan kampus STIE RATULA yang berada di Kebun Empat kelurahan Tanjung Harapan Kotabumi Lampung Utara.

Baca Juga :  Adi Candra Bantah Qomarudin, Laskar Lampung Sorot Dugaan Klaim Perdamaian

“Kami meminta kepada pihak polres Lampung Utara untuk dapat menindak lanjuti peristiwa ini sesuai dengan hukum yg berlaku.

“kami juga sangat menyayangkan pihak yayasan, karena peristiwa itu terjadi masih di dalam lingkungan Kampus. kemudian sejauh mana tanggung jawab kampus STIE RATULA kotabumi” ujar Syahbudin Hasan.

Baca Juga :  Dansatgas TMMD Ke- 123 Kodim 0412/LU Sosialisasi Rekrutmen TNI Kepada Warga “Masuk TNI Gratis Tanpa Biaya”

Pada saat kejadian pihak yayasan, Susi salahsatu pengelola yayasan dan penjaga kampus tidak diketahui namanya, meski sempat melarang wartawan untuk meliput, saat dikonfirmasi keduanya enggan untuk menjelaskan.

Sementara dalam peristiwa itu, pihak kepolisian Polres Lampung Utara dan Babinkamtibmas juga sempat mendatangi kampus pasca kejadian.

Sebagai informasi, sampai berita ini ditayangkan, Syahril Anwar korban, masih sedang dirawat di rumah sakit. Terkait laporan dari pihak korban sudah di tangani pihak ke polisian Sektor Kotabumi Kota.

Penulis : Yudhi

Berita Terkait

Bukan Sekadar Makam! Adi Candra Dorong Puyang Minak Triodiso Jadi Ikon Wisata Religi Lampung
Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Laskar Lampung Desak Evaluasi Ponpes Walisongo dan Pertanyakan Sikap MUI
Pulang ke Tanah Kelahiran, Pangdam XXI/Radin Inten Bersimpuh di Makam Kedua Orang Tua
Adi Candra Bantah Qomarudin, Laskar Lampung Sorot Dugaan Klaim Perdamaian
Adi Candra Desak Qomarudin Dicopot dari Ketua MUI Lampura, Laskar Lampung Sambangi Kemenag Senin
Kasus Ancam Kades Ogan Jaya: Dua Orang Ditetapkan Tersangka
Tak Mau Kasus Mandek, 30 Warga Ogan Jaya Datangi Polres Lampura
Nama Romli Muncul di Dua Pusaran: Korupsi Sekwan dan Konflik Lahan 106 Ha Berujung Kades Dikejar Laduk
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Bukan Sekadar Makam! Adi Candra Dorong Puyang Minak Triodiso Jadi Ikon Wisata Religi Lampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Laskar Lampung Desak Evaluasi Ponpes Walisongo dan Pertanyakan Sikap MUI

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:20 WIB

Pulang ke Tanah Kelahiran, Pangdam XXI/Radin Inten Bersimpuh di Makam Kedua Orang Tua

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Adi Candra Bantah Qomarudin, Laskar Lampung Sorot Dugaan Klaim Perdamaian

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Adi Candra Desak Qomarudin Dicopot dari Ketua MUI Lampura, Laskar Lampung Sambangi Kemenag Senin

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Gunung Kucing Disegel, PUSKAP Desak Izin Angkasa Land Dicabut

Jumat, 6 Nov 2026 - 06:41 WIB