Terkuak Modus Camat Negri Katon Ngumpet di Bawah Meja Ternyata… Tidur, HP Jatuh.

- Jurnalis

Jumat, 4 Oktober 2024 - 23:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bandar Lampung, Atmosfirnews.id
Sore tadi, Jumat (04/10/2024), beredar beberapa video di media sosial terkait adanya Oknum Camat Negerikaton, Kabupaten Pesawaran Enggo Pratama yang diduga telah menyalahi wewenang dan tidak netral pada Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Pesawaran.

Salah satu video menggambarkan situasi beberapa orang membongkar isi mobil camat Negerikaton tersebut , disaksikan Camat Enggo Pratama, para tokoh Masyarakat, aparat terkait, Bawaslu, awak media, LSM dan masyarakat sekitar.

Setelah dibongkar isi mobil tersebut ternyata terdapat begitu banyak kaos yang bergambar dan bertuliskan calon Bupati Pesawaran Nomor Urut 2 dan tumpukan banner yang semuanya bisa dipastikan merupakan Alat Peraga Kampanye.

Kejadian ini diawali kecurigaan masyarakat terhadap isi mobil dinas Camat yang sedang parkir dihalaman Kantor Camat NegeriKaton, pada Jumat 4 Oktober 2024. Sekitar pukul 09.00 WIB.
Mobil berjenis Toyota Rush dengan nomor polisi BE 2389 GQ. Setelah diselidiki didalam mobil tersebut diduga sedang membawa banner calon Bupati nomor urut dua Nanda Indira – Antonius.

Masyarakat segera mencari Camat untuk mendapatkan konfirmasi, namun tidak ditemukan, ditambah lagi keterangan pegawai kecamatan yang terkesan menutup-nutupi keberadaan Camatnya.
Bandar Lampung, Atmosfirnews.id
Sore tadi, Jumat (04/10/2024), beredar beberapa video di media sosial terkait adanya Oknum Camat Negerikaton, Kabupaten Pesawaran Enggo Pratama yang diduga telah menyalahi wewenang dan tidak netral pada Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Pesawaran.

Salah satu video menggambarkan situasi beberapa orang membongkar isi mobil camat Negerikaton tersebut , disaksikan Camat Enggo Pratama, para tokoh Masyarakat, aparat terkait, Bawaslu, awak media, LSM dan masyarakat sekitar.

Setelah dibongkar isi mobil tersebut ternyata terdapat begitu banyak kaos yang bergambar dan bertuliskan calon Bupati Pesawaran Nomor Urut 2 dan tumpukan banner yang semuanya bisa dipastikan merupakan Alat Peraga Kampanye.

Kejadian ini diawali kecurigaan masyarakat terhadap isi mobil dinas Camat yang sedang parkir dihalaman Kantor Camat NegeriKaton, pada Jumat 4 Oktober 2024. Sekitar pukul 09.00 WIB.
Mobil berjenis Toyota Rush dengan nomor polisi BE 2389 GQ. Setelah diselidiki didalam mobil tersebut diduga sedang membawa banner calon Bupati nomor urut dua Nanda Indira – Antonius.

Baca Juga :  Aksi di DPRD Lampung, Satlantas Alihkan Arus Lalu Lintas dan Imbau Warga Tunda Perjalanan

Masyarakat segera mencari Camat untuk mendapatkan konfirmasi, namun tidak ditemukan, ditambah lagi keterangan pegawai kecamatan yang terkesan menutup-nutupi keberadaan Camatnya.

Setelah berselang sekitar empat jam, Camat Negerikaton, Enggo Pratama berhasil dipergoki oleh warga sedang bersembunyi dibawah meja diruang kerjanya, dan pada saat ditanya mengapa ada di bawah meja, Camat menjawab bahwa ia baru saja terbangun dari tidur dan HP terjatuh di bawah meja.

Akhirnya masyarakat, mengkonfirmasi kepada camat terkait isi mobil Dinas Camat yang terparkir dan tokoh masyarakat beserta awak.media dan perwakilan LSM yang ada di lokasi meminta petugas dari Bawaslu didampingi dengan aparat setempat untuk segera membongkar isi mobil dinas tersebut agar apa yang menjadi dugaan tersebut mendapatkan jawaban yang terang benderang.

Dengan adanya bukti nyata yang didapati di Mobil Dinas Camat NegeriKaton, Pesawaran , berupa APK Bakal Calon Bupati Nomor Urut 2, Nanda Indira-Antonius, sudah memenuhi syarat bagi Bawaslu untuk mengambil langkah tidak lanjut terhadap ASN yang diduga tidak Netral tersebut.

Menanggapi kejadian tersebut, Panglima Laskar Lampung Indonesia ,Nero Koenang sangat berang, “Ini tidak bisa dibiarkan, saya katakan ini jelas-jelas pelanggaran berat. Aturan dan himbauan sudah sering disampaikan, tapi mengapa masih saja nerani dilanggar. Tegas saya sampaikan, ini Oknum Pejabat brengsek,” ucap Nero Koenang dengan nada tinggi.

“Saya minta oknum ini segera dicopot karena sudah merusak nama baik Bupati,dalam hal ini Dendi Ramadona , gagal membina bawahannya mengikuti dan mentaati rambu-rambu Pilkada. Saya, sekali lagi meminta Bawaslu Pesawaran untuk segera memproses perkara ini, bila perlu Bawaslu Provinsi ikut dilibatkan, agar proses hukum ini bisa berjalan tegak lurus.” ujar Nero mengakhiri pembicaraan.

Setelah berselang sekitar empat jam, Camat Negerikaton, Enggo Pratama berhasil dipergoki oleh warga sedang bersembunyi dibawah meja diruang kerjanya, dan pada saat ditanya mengapa ada di bawah meja, Camat menjawab bahwa ia baru saja terbangun dari tidur dan HP terjatuh di bawah meja.

Baca Juga :  Respon Cepat Atasi Banjir, Dinas PU Pasang Blok Saluran Air Lebih Besar di Jl. Tirtayasa, Campang Raya

Akhirnya masyarakat, mengkonfirmasi kepada camat terkait isi mobil Dinas Camat yang terparkir dan tokoh masyarakat beserta awak.media dan perwakilan LSM yang ada di lokasi meminta petugas dari Bawaslu didampingi dengan aparat setempat untuk segera membongkar isi mobil dinas tersebut agar apa yang menjadi dugaan tersebut mendapatkan jawaban yang terang benderang.

Dengan adanya bukti nyata yang didapati di Mobil Dinas Camat NegeriKaton, Pesawaran , berupa APK Bakal Calon Bupati Nomor Urut 2, Nanda Indira-Antonius, sudah memenuhi syarat bagi Bawaslu untuk mengambil langkah tidak lanjut terhadap ASN yang diduga tidak Netral tersebut.

Menanggapi kejadian tersebut, Panglima Laskar Lampung Indonesia ,Nero Koenang sangat berang, “Ini tidak bisa dibiarkan, saya katakan ini jelas-jelas pelanggaran berat. Aturan dan himbauan sudah sering disampaikan, tapi mengapa masih saja nerani dilanggar. Tegas saya sampaikan, ini Oknum Pejabat brengsek,” ucap Nero Koenang dengan nada tinggi.

“Saya minta oknum ini segera dicopot karena sudah merusak nama baik Bupati,dalam hal ini Dendi Ramadona , gagal membina bawahannya mengikuti dan mentaati rambu-rambu Pilkada. Saya, sekali lagi meminta Bawaslu Pesawaran untuk segera memproses perkara ini, bila perlu Bawaslu Provinsi ikut dilibatkan, agar proses hukum ini bisa berjalan tegak lurus.” ujar Nero mengakhiri pembicaraan.

Penulis : Yudhi

Berita Terkait

Dubes Rusia Pastikan Hadiri HUT ke-19 PPWI di Lampung, Ingin Bertemu Gubernur dan Kunjungi UIN
IPM Lampung Naik Jadi 74,74 pada 2026, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Penopang
Redi Sanjaya, Tersangka Kasus Narkoba, Dikabarkan Tak Lagi Ditahan, Kabid Humas: Ditindaklanjuti Propam
Pemprov Lampung Tegaskan Penegakan Hukum Lingkungan Tak Ganggu Iklim Investasi
Perkuat Layanan Kanker, RSUDAM Libatkan BAPETEN Evaluasi Pembangunan Fasilitas
Teken MoA dengan UGM, UIN Raden Intan Lampung Bidik Transformasi Digital Perpustakaan
Audiensi PPWI Lampung, Kapolda Yustan Alpiani Tekankan Semangat Polisi Bersama Masyarakat
Gendong Anak Turun dari Kapal Terbakar, Aksi Prajurit Marinir Rico Sumantri Tuai Apresiasi
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:51 WIB

Dubes Rusia Pastikan Hadiri HUT ke-19 PPWI di Lampung, Ingin Bertemu Gubernur dan Kunjungi UIN

Kamis, 5 November 2026 - 14:54 WIB

IPM Lampung Naik Jadi 74,74 pada 2026, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Penopang

Kamis, 5 November 2026 - 09:44 WIB

Pemprov Lampung Tegaskan Penegakan Hukum Lingkungan Tak Ganggu Iklim Investasi

Selasa, 3 November 2026 - 21:35 WIB

Perkuat Layanan Kanker, RSUDAM Libatkan BAPETEN Evaluasi Pembangunan Fasilitas

Minggu, 1 November 2026 - 14:39 WIB

Teken MoA dengan UGM, UIN Raden Intan Lampung Bidik Transformasi Digital Perpustakaan

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Gunung Kucing Disegel, PUSKAP Desak Izin Angkasa Land Dicabut

Jumat, 6 Nov 2026 - 06:41 WIB