516 Personel Gabungan di Bandar Lampung Dikerahkan Amankan Mudik Lebaran 2025

- Jurnalis

Jumat, 21 Maret 2025 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bandar Lampung – Atmosfirnews.id

Sebanyak 516 personel pengamanan gabungan dikerahkan guna mengamankan arus mudik dan balik lebaran 2025. Hal ini disampaikan Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, usai pelaksanaan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2025, di Mapolresta Bandar Lampung, Kamis (20/3/2025).

“Kami sendiri mengerahkan 321 personel, dan dibantu oleh jajaran Kodim, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan maupun stake holder terkait laninnya,” Kata Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, Kamis (20/3/2025).

Baca Juga :  KEJATI LAMPUNG KUNJUNGI SMAN 5 BANDAR LAMPUNG, BERSAMA BERANTAS JUDI ONLINE SERTA KENALKAN BAHAYA RADIKALISME.

Operasi Ketupat Krakatau 2025 akan berlangsung selama 17 hari, terhitung mulai tanggal 23 Maret sd 8 April 2025.

Kombes Pol Alfret mengatakan bahwa ratusan personel gabungan ini nantinya akan disebar disejumlah pos pengamanan guna memastikan keamanan dan kelancaran selama arus mudik dan balik lebaran 2025.

“Ada 7 pos pengamanan yang kita dirikan yang terdiri dari 3 pos pelayanan dan 4 pos penganaman,” jelas Kombes Alfret.

Baca Juga :  KEJATI LAMPUNG PENERANGAN HUKUM BERSAMA GURU SMA AL KAUTSAR, WASPADA JERAT HUKUM DENGAN MENDIDIK PROFESIONAL DAN TERLINDUNGI

7 Pos pengamanan tersebut diantaranya Pos pelayanan Terminal Rajabasa, posyan Ramayana dan posyan Begadang Nusantara, sementara itu 4 pos pengamanan yaitu pospam Tugu Raden Intan, pospam Kemiling, Pospam brauna panjang dan pospam Sukamaju, Telukbetung Timur.

“Kami juga mengimbau kepada para pemudik untuk memanfaatkan hotline 110 apabila membutuhkan bantuan Kepolisian,” tandas Kapolresta.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

PPDB Tak Boleh Dikelola dengan Logika “Nanti Kita Carikan Sekolah”
Gruduk Kejati Lampung, ALMAS Desak Kejagung Usut Dugaan Keterlibatan Jampidsus Febrie Adriansyah dalam Kasus Korupsi Batu Bara PLTU
Dugaan Permainan Kuota SPMB SMPN 2 Bandar Lampung Disorot, GEPAK: Jangan Main Mata!
Soroti Dugaan Oknum Polisi dalam Kasus Narkoba, GEPAK Lampung Desak Polda Lampung Bertindak Transparan
GPL Awards 2026 Jadi Ajang Apresiasi Penggerak Pendidikan Muda Lampung
Pemprov Lampung Apresiasi Komitmen Masyarakat Adat Gunom Ragom Sungkay Bunga Mayang Lestarikan Warisan Leluhur
Masyarakat Adat Gunom Ragom Sungkai Bunga Mayang Gelar Diklat Titi Puranti Begawi 2026
Anak Berisiko Stunting di Desa Gunung Terang Tak Mendapat Penanganan Gizi,Camat Kalianda Diduga “Ngaur”
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:54 WIB

PPDB Tak Boleh Dikelola dengan Logika “Nanti Kita Carikan Sekolah”

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:24 WIB

Gruduk Kejati Lampung, ALMAS Desak Kejagung Usut Dugaan Keterlibatan Jampidsus Febrie Adriansyah dalam Kasus Korupsi Batu Bara PLTU

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:49 WIB

Dugaan Permainan Kuota SPMB SMPN 2 Bandar Lampung Disorot, GEPAK: Jangan Main Mata!

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:51 WIB

Soroti Dugaan Oknum Polisi dalam Kasus Narkoba, GEPAK Lampung Desak Polda Lampung Bertindak Transparan

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:14 WIB

GPL Awards 2026 Jadi Ajang Apresiasi Penggerak Pendidikan Muda Lampung

Berita Terbaru

Bandar Lampung

PPDB Tak Boleh Dikelola dengan Logika “Nanti Kita Carikan Sekolah”

Jumat, 10 Jul 2026 - 06:54 WIB