Tembok Longsor Timpa Rumah Warga, Ibu Buruh Cuci Mohon Bantuan Pemkot Bandar Lampung

- Jurnalis

Sabtu, 12 April 2025 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bandar Lampung, Atmosfirnews.id

Musibah longsor menimpa rumah seorang warga di Kampung Gunung Mastur RT 005 LK 002, Kelurahan Perwata, TBT, Bandar Lampung, pada Kamis (10/4/2025).

Rumah milik Asipah (56), seorang ibu yang tinggal bersama anak bungsunya, rusak parah setelah tertimpa tembok penahan tanah yang longsor akibat hujan deras semalaman.

Menurut keterangan warga, longsor terjadi setelah hujan lebat disertai angin kencang mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis malam. Awalnya, warga mengira suara keras yang terdengar adalah pohon tumbang.

Namun, setelah diperiksa, ternyata sebuah tembok penahan tanah yang diduga dibangun pemerintah sejak lama roboh dan menimpa rumah Asipah.

“Awalnya kami kira pohon tumbang, suaranya keras sekali. Tapi pas kami cek, ternyata tembok pondasi yang roboh dan langsung menimpa rumah Ibu Asipah,” ujar seorang warga sekitar kepada media ini, Jumat (11/4/2025).

Sementara itu, Asipah, yang sudah ditinggal wafat suaminya tiga tahun lalu, hanya bisa pasrah melihat rumahnya sebagian hancur akibat longsor.

Ia mengisahkan, saat kejadian, dirinya tidak berada di rumah karena sedang membantu anaknya yang rumahnya kebanjiran tak jauh dari lokasi.

Baca Juga :  Kapolresta Bandar Lampung Pimpin Upacara Pensucian Dhuaja Wira Bhakti Anggakara Catra

Asipah yang kesehariannya sebagai buruh kuli cuci, memiliki 4 anak, dimana 3 anaknya sudah berkeluarga dan 1 anak tinggal bersamanya dirumah itu.

“Saya tinggal di sini bersama satu anak saya, suami saya sudah meninggal sekitar tiga tahun lalu. Semalam, saya tidak tahu persis kejadiannya karena sedang membantu anak saya yang rumahnya kebanjiran. Tadinya saya nonton TV bersama anak saya di rumah, tapi kami keluar sebentar,” ucap Asipah dengan suara bergetar.

Tak lama setelah itu, anak perempuannya menerima telepon dari tetangga yang mengabarkan bahwa rumah mereka terkena longsor.

Saat kembali, Asipah hanya bisa terpaku menyaksikan bagian rumahnya telah tertimpa tembok dan hancur.

“Pas saya balik, saya lihat sebagian rumah saya sudah hancur. Dinding yang longsor itu katanya sudah lama ada, dibangun pemerintah. Sekarang rumah saya sudah nggak bisa ditempati lagi,” jelasnya.

Saat ini, Asipah dan kedua anaknya terpaksa mengungsi sementara di rumah anaknya yang berada di lokasi lebih tinggi. Ia takut tinggal di rumahnya sendiri karena khawatir terjadi longsor susulan.

Baca Juga :  Ciptakan Rasa Aman, Operasi Cempaka Polda Lampung Laksanakan Patroli Dialogis

“Saya ngungsi dulu di rumah anak saya, di atas. Rumah saya dikosongin dulu, takutnya longsor lagi. Kami tidak tahu harus bagaimana lagi,” katanya lirih.

Dengan mata berkaca-kaca, Asipah menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung, khususnya kepada Wali Kota Eva Dwiana, untuk memberikan bantuan agar rumahnya bisa diperbaiki.

“Saya mohon kepada Pemkot Bandar Lampung, khususnya kepada Bunda Eva, agar bisa bantu saya perbaiki rumah. Saya dan anak-anak tidak punya tempat lain untuk berteduh. Di sinilah satu-satunya tempat tinggal kami,” pinta Asipah penuh harap.

Pantauan di lokasi menunjukkan, petugas dari Pemkot Bandar Lampung sudah berada di sekitar rumah korban, membantu mengevakuasi barang-barang dari puing rumah yang rusak. Lurah setempat juga tampak standby di lokasi sejak pagi untuk memantau situasi dan memberi dukungan kepada warga.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Ardho Desak Satgas PKH Hentikan Operasi Tebu di Lahan Sengketa Register 44
Gudang Diduga Timbun BBM Ilegal di Tanjung Bintang Terbakar, Dentuman Keras Gegerkan Warga
Tinjau Dishub, Wali Kota Eva Dwiana Tekankan Pelayanan Publik dan Janji Perjuangkan PPPK Jadi ASN
Ramadan Penuh Makna, Gemira Lampung Buka Bersama 1.000 Ojol
Perkara Dugaan Pemerasan Oknum LSM di Bandar Lampung, Eksepsi Tuding Dakwaan JPU Tak Jelas
Pemprov Lampung Apresiasi Bazar OK OCE Qalam–Universitas Saburai
PD Gemira Lampung Ajak Umat Islam Maknai Ramadan sebagai Momentum Perbaikan Diri
Pasien Apresiasi Pelayanan IGD RS Urip Sumoharjo: Cepat, Ramah, dan Edukatif
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:49 WIB

Ardho Desak Satgas PKH Hentikan Operasi Tebu di Lahan Sengketa Register 44

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:54 WIB

Gudang Diduga Timbun BBM Ilegal di Tanjung Bintang Terbakar, Dentuman Keras Gegerkan Warga

Rabu, 4 Maret 2026 - 00:25 WIB

Tinjau Dishub, Wali Kota Eva Dwiana Tekankan Pelayanan Publik dan Janji Perjuangkan PPPK Jadi ASN

Minggu, 1 Maret 2026 - 10:32 WIB

Ramadan Penuh Makna, Gemira Lampung Buka Bersama 1.000 Ojol

Senin, 23 Februari 2026 - 22:46 WIB

Pemprov Lampung Apresiasi Bazar OK OCE Qalam–Universitas Saburai

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Ramadan Penuh Makna, Gemira Lampung Buka Bersama 1.000 Ojol

Minggu, 1 Mar 2026 - 10:32 WIB