Purna Pasukan Utama Kirab Remaja Nasional (PPUKRN) Siapkan Remaja Tangguh Bencana

- Jurnalis

Rabu, 1 Januari 2025 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


JAKARTA – Atmosfirnews.id

Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan remaja dalam menghadapi bencana, Purna Pasukan Utama Kirab Remaja Nasional (PPUKRN) menggelar dialog Nasional bertajuk “Remaja Muda Berdaulat untuk Indonesia Tangguh Menghadapi Bencana” bertempat di Auditorium yusuf Ronodiputro RRI Jakarta, Selasa 31 Desember 2024.

Dialog di penghujung tahun tersebut diawali dengan nonton Bersama film Smong Aceh yang menceritakan tentang bencana tsunami aceh yang terjadi pada tahun 2004. Lebih tepatnya, peristiwa ini terjadi pada tanggal 26 Desember 2004. Tsunami ini disebabkan oleh gempa bumi berskala besar dengan kekuatan 9,1-9,3 SR yang berpusat di lepas pantai barat Sumatra, Indonesia. Bencana ini menyebabkan kematian massal dengan korban jiwa mencapai 227.898 orang dan kerugian materiil sebesar US$14 miliar atau sekitar Rp51,4 triliun.

Dialog tersebut menghadirkan narasumber dari BNPB, BMKG, dan organisasi terkait, yang membahas tentang teknik mitigasi bencana dan pertolongan pertama, serta Presentasi tentang pengalaman menghadapi bencana untuk meminimalisir korban jiwa dalam setiap bencana serta pembentukan desa-desa Tangguh bencana.

Baca Juga :  Dirut PLN Melawan! Desakan Pencopotan Dibalas 'Gergaji' Pejabat Manajemen Atas

Ketua Umum Purna Pasukan Utama Kirab Remaja Nasional Ita Kusumawati menjelaskan tujuan kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan kesadaran remaja tentang pentingnya kesiapsiagaan bencana, membangun kapasitas remaja dalam menghadapi bencana, meningkatkan partisipasi remaja dalam kegiatan mitigasi dan persiapan bencana serta membangun jaringan kerja sama antara remaja dan lembaga terkait.

“Dialog ini merupakan rangkaian dari kegiatan konvensi kirab remaja nasional yang pertama untuk menuju remaja muda berdaulat menuju Indonesia emas 2045, dan tentunya untuk menuju kesana kita perlu membangun kolaborasi semua pihak dan juga diperlukan edukasi kepada para remaja agar menjadi remaja muda yang berdaulat,” papar Ita Kusumawati.

Lebihlanjut Ia juga mengatakan kegiatan dialog pra konvensi tersebut juga merupakan agenda tranformasi yang dibangun Bersama masyarkat dan para pemangku kebijakan, selain membangun edukasi, litererasi dan juga interaksi untuk menuju kolaborasi, manfaat kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan remaja tentang bencana.

Baca Juga :  Jejak Dirut PLN Plesiran ke Luar Negeri Kembali Terendus, Boros Disaat Presiden Kampanyekan Efisiensi

“Kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun kemampuan remaja dalam menghadapi bencana, meningkatkan partisipasi remaja dalam kegiatan mitigasi dan berkolaborasi dengan intansi-intansi serta lembaga terkait, dalam mengedukasi Masyarakat mengenai mitigasi bencana,” paparnya.

Masih menurut Ita, peran media sangat penting dalam penyebarluasan peringatan dini bencana, yaitu dengan menyebarkan informasi tentang potensi bencana, cara mitigasi, dan prosedur evakuasi, media juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesiapsiagaan dan persiapan menghadapi bencana, media menggalang partisipasi masyarakat dalam kegiatan mitigasi dan persiapan bencana.

Ita menjelaskan, media membangun solidaritas masyarakat dalam menghadapi bencana, berkoordinasi dengan lembaga pemerintah dan organisasi mitigasi bencana unyuk memantau situasi bencana dan memberikan update terkini. Penyebaran informasi tepat waktu mengurangi risiko korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, sehingga masyarakat lebih siap menghadapi bencana.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Mengawal Isu Sosial dan Keagamaan: Mengenal Aprozi Alam, Politisi Golkar dari Dapil Lampung II
Gepak Lampung Soroti Status Ganda Kepala BGN, Nama Nanik Masih Ada di Jajaran Komisaris Pertamina
Di Hadapan DPR, BPBR Desak Pengembalian Tanah Adat dan Pengakuan Wilayah Adat dalam RUU Masyarakat Adat
RUMAH MANTAN WAMEN DIGELEDAH KPK, BRIMOB BERSENJATA LENGKAP TURUN MENGAMANKAN!
Sony Sonjaya Siap Jadi JC dan Buka Bukaan Siapa Saja Yang Terlibat
Makin Panas! Ormas Islam Resmi Polisikan Hercules Terkait Dugaan Penyekapan dan Intimidasi Kejam Terhadap Putri Penulis Ahmad Bahar…
Menolak Buta Sejarah: Mengapa Percuma Belajar Hukum Jika Asal-usul ‘Dewi Keadilan’ Saja Tidak Tahu?
Anggaran MBG Tak Dipangkas, Presiden Prabowo: “Lebih Baik Rakyat Makan daripada Uang Dikorupsi “.
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:21 WIB

Mengawal Isu Sosial dan Keagamaan: Mengenal Aprozi Alam, Politisi Golkar dari Dapil Lampung II

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:05 WIB

Gepak Lampung Soroti Status Ganda Kepala BGN, Nama Nanik Masih Ada di Jajaran Komisaris Pertamina

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:23 WIB

Di Hadapan DPR, BPBR Desak Pengembalian Tanah Adat dan Pengakuan Wilayah Adat dalam RUU Masyarakat Adat

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:57 WIB

RUMAH MANTAN WAMEN DIGELEDAH KPK, BRIMOB BERSENJATA LENGKAP TURUN MENGAMANKAN!

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:30 WIB

Sony Sonjaya Siap Jadi JC dan Buka Bukaan Siapa Saja Yang Terlibat

Berita Terbaru

Nasional

Dari Pemburu Koruptor ke Penghuni Rutan KPK

Sabtu, 25 Jul 2026 - 17:14 WIB

Lampung

Membangun Dapur Bangsa, Merawat Ekonomi dari Lampung

Sabtu, 25 Jul 2026 - 13:49 WIB

Bandar Lampung

Tancap Gas, DPP PAOI Sahkan AD/ART dan Siapkan Legalitas Kemenkumham

Jumat, 24 Jul 2026 - 17:40 WIB