Ops Patuh Krakatau 2025: Satlantas Polresta Bandar Lampung Polda Lampung Catat Hampir 8 Ribu Pelanggaran

- Jurnalis

Kamis, 31 Juli 2025 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung – Atmosfirnews.id

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bandar Lampung Polda Lampung mencatat total 7.961 penindakan selama pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau 2025 yang berlangsung sejak 14 hingga 27 Juli 2025.

Operasi yang digelar untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas ini melibatkan Satgas 2 (Preemtif), Satgas 3 (Preventif), dan Satgas 4 (Penegakan Hukum/Gakkum).

Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung, Kompol Ridho Rafika, mengatakan bahwa operasi berjalan dengan lancar dan tidak terdapat kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) selama kegiatan berlangsung.

“Selama dua pekan pelaksanaan Ops Patuh Krakatau 2025, kami mencatat tidak ada kejadian laka lantas. Ini menjadi indikator positif atas meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas,” ujar Kompol Ridho, Kamis (31/7/2025).

Baca Juga :  Bronjong Baru Satu Bulan Sudah Hancur, Batu Berubah Jadi Tanah

Pada aspek preemtif (Satgas 2), edukasi kepada masyarakat dilakukan secara masif melalui berbagai media.

Sosialisasi melalui media cetak tercatat sebanyak 368 kali, media elektronik 4.615 kali, media sosial 4.575 kali, serta di lokasi rawan laka dan pelanggaran sebanyak 90 titik. Total kegiatan penyuluhan mencapai 9.648.

Selain itu, pemasangan dan penyebaran materi imbauan keselamatan lalu lintas seperti spanduk (60), leaflet (8.295), stiker (8.270), dan billboard (24) juga gencar dilakukan dengan total 16.649 media terpasang.

Di bidang preventif (Satgas 3), jajaran Satlantas melaksanakan pengaturan lalu lintas sebanyak 6.132 kali, penjagaan 1.428 kali, pengawalan 79 kali, dan patroli 1.702 kali. Total kegiatan preventif mencapai 9.341.

Baca Juga :  Raja Jawa di Tanah Lampung: Ketika Gelar Adat dan Simbol Politik Bertemu

“Upaya preventif dilakukan tidak hanya di titik-titik padat kendaraan, tapi juga di lokasi rawan pelanggaran untuk menciptakan rasa aman dan tertib di jalan raya,” jelas Kompol Ridho.

Pada aspek penegakan hukum (Satgas 4 Gakkum), terdapat 2.308 tilang di tempat, 216 tilang melalui sistem ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement), dan 5.437 teguran. Dengan demikian, total penindakan selama operasi mencapai 7.961 pelanggaran.

Kompol Ridho Rafika berharap, melalui kegiatan Ops Patuh Krakatau 2025, kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat sehingga dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di Kota Bandar Lampung.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Tancap Gas, DPP PAOI Sahkan AD/ART dan Siapkan Legalitas Kemenkumham
Jelang Penutupan Bandar Lampung Expo 2026, Stand Disdukcapil Dipadati Warga
IPDA Amar Daffa dan IPDA Oschio Galang, Alumni Brata Jaya Academy, Resmi Dilantik dalam PRASPA 2026
Viral! Diduga Tiga ASN Pemkot Bandar Lampung Karaoke dan Joget Berseragam Dinas, Wali Kota Diminta Bertindak Tegas
Intervensi Media dan Ketiadaan Asuransi Disorot, GEPAK Pertanyakan Mandeknya Kasus Balita Tewas di Swiss-Belhotel
AMPL: Usut Tuntas Kasus Febrie Adriansyah, Jangan Ada yang Kebal Hukum
Dinas Perdagangan Libatkan UMKM Isi Stan Pameran di Bandar Lampung Expo 2026
Dana Pengembangan Lingkungan Mak Jelas, Lurah Gunung Sulah “Kebakaran Jenggot” Lempar Bola Panas Ke Kaling
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:40 WIB

Tancap Gas, DPP PAOI Sahkan AD/ART dan Siapkan Legalitas Kemenkumham

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:00 WIB

Jelang Penutupan Bandar Lampung Expo 2026, Stand Disdukcapil Dipadati Warga

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:14 WIB

IPDA Amar Daffa dan IPDA Oschio Galang, Alumni Brata Jaya Academy, Resmi Dilantik dalam PRASPA 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:14 WIB

Viral! Diduga Tiga ASN Pemkot Bandar Lampung Karaoke dan Joget Berseragam Dinas, Wali Kota Diminta Bertindak Tegas

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:37 WIB

Intervensi Media dan Ketiadaan Asuransi Disorot, GEPAK Pertanyakan Mandeknya Kasus Balita Tewas di Swiss-Belhotel

Berita Terbaru