Mobil Modifikasi Meledak Di SPBU 24.345.117 Bukit Kemuning Milik Inisial YS Menjadi Sorotan , Diduga Owner Kerap Terlibat

- Jurnalis

Senin, 7 Oktober 2024 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung – Atmosfirnews.id
Menjadi sorotan Masyarakat terkait aktifitas Pengecoran di SPBU 24.345.117 Bukit Kemuning akhirnya terbongkar kembali ,seakan tidak merasa jera dan kebal hukum meski berulang kali terungkap Aparat Penegak Hukum (APH) dan terendus awak media melakukan aktifitas pengocaran sejak lama ,seolah adanya pembiaran dan lemahnya APH untuk menindak tegas para mafia BBM subsidi yang berlindung di Balik Perusahaan yang berkali – Kali di keluhkan Masyarakat.

Baru – Baru ini diketahui kendaraan jenis kijang yang diduga sudah dimodifikasi hangus terbakar di SPBU 24.345.117 Bukit Kemuning Simpang Asem diduga kerap mengecor BBM subsidi di SPBU tersebut .

“Diketahui peristiwa kebakaran kendaraan tersebut terjadi pada Sabtu subuh( 5 Oktober 2024 )sekitar pukul 05.00Wib .

Berdasarkan keterangan warga sekitar, Trisno, mobil tersebut kerap sering terlihat masuk ke SPBU 24.345.117 Bukit Kemuning diduga kendaraan ngecor baru berapa hari ini terkadang terlihat masuk saat menjelang sholat subuh yang sebelumnya sering terlihat pagi atau sore hari .

“Kendaraan itu emang sering terlihat ngecor di SPBU tersebut ,sepertinya usai ngecor tidak lama mobil meledak menyemburkan api yang cukup besar “subuh kejadianya biasanya ngecor disini kadang siang atau sore masuk ngecor di sini.Katanya

Informasi yang di peroleh media diduga SPBU 24.345.117 Bukit Kemuning sejak lama melakukan aktifitas pengecoran bbm subsidi jenis Pertalite dan Solar diduga tidak pernah mendapat sangsi tegas oleh Pertamina meski berulang kali terbuti melakukan penyimpangan BBM bersubsidi.

Baca Juga :  Disdikbud Lampung Wajibkan Siswa Baca-Tulis 10 Menit, Thomas Americo: Edaran Segera Diterbitkan

Info lain yang didapat media diduga pemilik Usaha SPBU 24.345.117 Bukit Kemuning diduga milik Keluarga Mafia BBM Subsidi PT Adi Sejahtera yang dikabarkan memiliki 4 Usaha SPBU di Lampung Utara disinyalir memang Kerap melakukan pengecoran hingga melibatkan Salah Owner dalam menjalankan bisnis gelap kegiatan pengecoran bbm subsidi di 4 SPBU tersebut.

Hal tersebut di beberkan salah sumber yang tidak ingin sebut namanya kepada media .

Dirinya menuturkan bahwa SPBU 24.345.117 Bukit Kemuning tersebut masih dalam satu group PT Adi Sejahtera yang memiliki 4 SPBU di Kabupaten Lampung Utara bernama diduga milik pengusaha inisial H.YS yang masing- masing dipegang oleh kedua anaknya inisial H. Ry serta YS untuk menjalani usaha ke 4 SPBU.ucapnya

Lanjutnya ia jelaskan salah satu owner SPBU milik inisial H.YS berinisial YS belum lama ini di tangkap Mabes Polri terkait Dugaan Pengecoran juga di salah satu SPBU PT.Adi Sejahtera .tutupnya

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melakukan penyelidikan dugaan adanya jalur pengecoran di SPBU 24.345.117 Bukit Kemuning, Lampung Utara.

Akibat adanya pengecoran tersebut, satu unit mobil Kijang meledak pada Sabtu, 5 Oktober 2024 sekitar pukul 05.00 WIB.

Baca Juga :  Dany Amrul Ichdan: Lampung Lari Kencang, Saatnya Nilai Tambah Tumbuh di Daerah

Area Manager Communication, Relation & CSR Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan mengatakan pihaknya sudah menginstruksikan tim berkoordinasi dengan pihak terkait. Hal ini terkait dengan adanya dugaan pengecoran yang mengakibatkan mobil meledak.

Kami telah menginstruksikan tim di lapangan dan terus berkoordinasi dengan pihak terkait. Penyebab insiden saat ini masih dalam penyelidikan,” katanya, Mingu, 6 Oktober 2024.

Usai insiden tersebut Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke masyarakat tetap aman.

“Kami juga terus mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menaati protokol standar keamanan saat melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU,” ujarnya.

Saat ini Pertamina melakukan penghentian penyaluran BBM di SPBU 24.345.117. Penghentian ini hingga memastikan sarana dan fasilitas HSE terutama APAR dan APAB tersedia kembali.

Serta telah mempersiapkan SPBU alternatif yang dapat masyarakat akses seperti SPBU 23.34514 Bukit Kemuning dan SPBU 24.345106 Abung Barat.

Selain itu, Pertamina juga mengimbau masyarakat saat melakukan pengisian BBM jenis subsidi, dapat menggunakan QR Code sesuai dengan nomor polisi (nopol) kendaraan yang telah terdaftar di Subsidi Tepat.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih tentang berbagai layanan dan produk Pertamina dapat menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135.

Penulis : Yudhi

Berita Terkait

Jamal KNPI Lampung Soroti Sulitnya Mencari Nafkah, Minta Pemerintah Lebih Peka terhadap Kondisi Rakyat
Thomas Amirico Ingatkan Guru Evaluasi Cara Mengajar, Siswa Tak Naik Kelas Bukan Semata Kesalahan Murid
Prestasi di Bidang Digital, Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan Raih Penghargaan ADLG Awards 2026
Daya Listrik Lampung Surplus 304,7 MW, Komisi XII DPR Beri Apresiasi
Keluhan Pelayanan dan Jaspel Mencuat, Paman Acong Minta Direktur Baru RSUDAM Berbenah
Pendidikan Antikorupsi Lampung Diakui KPK, Didorong Jadi Percontohan Nasional
GEPAK Desak Gubernur Lampung Buka Suara soal Pelarangan Liputan dan PHK Wartawan
Komandan Lanal Lampung Irianto Kurniawan Naik Pangkat Jadi Kolonel
Berita ini 117 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Jamal KNPI Lampung Soroti Sulitnya Mencari Nafkah, Minta Pemerintah Lebih Peka terhadap Kondisi Rakyat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Thomas Amirico Ingatkan Guru Evaluasi Cara Mengajar, Siswa Tak Naik Kelas Bukan Semata Kesalahan Murid

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Prestasi di Bidang Digital, Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan Raih Penghargaan ADLG Awards 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Daya Listrik Lampung Surplus 304,7 MW, Komisi XII DPR Beri Apresiasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Keluhan Pelayanan dan Jaspel Mencuat, Paman Acong Minta Direktur Baru RSUDAM Berbenah

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Bersama LJK, Karang Taruna Lampung Mulai Terjun ke Desaku Maju

Jumat, 16 Okt 2026 - 09:27 WIB