KADIN Lamtim Minta DPC Gerindra dan DPC PDI-P Tegur Masing-Masing Ketua Fraksinya Pasal Ketidak-berpihakan Pada Dunia Usaha.

- Jurnalis

Jumat, 3 Januari 2025 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Lampung Timur, Atmosfirnews.id

Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Lampung Timur meminta Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerakan Indonesia Raya ( DPC GERINDRA) dan Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Lampung Timur untuk mengevaluasi dan memberikan teguran keras Kepada Ketua Fraksi Partai Gerindra Purwianto dan Ketua Fraksi PDI-P Ali John Arif yang memberikan statement dengan menafikan serta tidak memihak pada kepentingan dan keberlangsungan Rekanan (kontrakor), hal ini dinilai sangat merugikan dunia usaha yang ada di kabupaten Lampung Timur.


Bagaimana tidak, dalam Rapat Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun Anggaran 2025 beberapa waktu lalu, keduanya menekankan Kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) harus mendahulukan Pokok Pikiran (POKIR) Anggota DPRD yang ada di Dinas Pertanian, sementara untuk Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) walaupun tidak ada Anggaran untuk Uang Muka Pekerjaan Konstruksi masih bisa berjalan contohnya seperti tahun kemarin. Demikian diungkapkan Ketua KADIN Lampung Timur, Sidik Ali di kantor Kadin Komplek Perkantoran Pemkab Lamtim (Jum’at 03/01/2025 ).

Menurutnya, KADIN sangat menyayangkan dan menyesalkan Usulan Kebijakan tersebut, karena sangat merugikan kalangan dunia usaha, khususnya pekerjaan konstruksi yang Anggarannya Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), karena akan mempengaruhi waktu pengerjaan dan Pembayaran Uang Muka wajib dibayarkan oleh Pemerintah, karena tertuang dalam salah satu pasal dalam Kontrak (Agrement).
“Ini menyangkut kewajiban dan tata cara Pembayaran (Payment ) oleh pihak Pertama kepada Pihak Kedua,” tegasnya.

“Jadi kalau mengeluarkan statement jangan ngawur dan asal bicara, harus berdasar dan berlandaskan aturan, sebagai saran, masukan dan kritik kalau tiga periode jadi anggota legislatif belum memahami aturan kami sarankan untuk belajar lagi.” Ujarnya lagi

Eloknya Wakil Rakyat memberikan usulan yang mewakili aspirasi Masyarakat, karena Anggota DPRD merupakan Representasi sekaligus Pendelegasian suara Rakyat, jadi harus adil dan bijak, Tidak relevan juga mengusulkan kebijakan yang merugikan salah satu pihak dan menguntungkan pihak lain. Ini menjadi catatan penting semua pihak kedepan untuk lebih berhati-hati dalam mengeluarkan statemen dan untuk lebih bijak dalam mengambil keputusan.

Baca Juga :  EMBEGE Tak Membuat Si Kecil Kenyang, Si Besar Justru Mengaum "Kelaparan"

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Redi Sanjaya, Tersangka Kasus Narkoba, Dikabarkan Tak Lagi Ditahan, Kabid Humas: Ditindaklanjuti Propam
Aset Rp1,7 Miliar Diduga Jadi Objek Sewaan, IWO Pertanyakan Pengawasan Dinas Pertanian Lampung Timur 2026
Ukir Prestasi Nasional, Atlet SMA Kebangsaan Lampung Sabet Dua Emas, Faddel Rebut Gelar Best of the Best
Setahun Kasus Tabrakan Kapal Tewaskan Dua Orang Tak Tuntas, Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Kinerja Polres Muna
Coreng Institusi Adhyaksa: Oknum Kejari Lampung Barat Diduga Nyabu, Desakan PTDH Menguat!
17 Tahun Berkarya, Octopuss Bandar Lampung Perkuat Kepedulian terhadap Sesama
Tak Sekadar Berbisnis, Dua Pengusaha Kompak Bangun Masjid dan Tebar Kepedulian di Pangandaran
Nuryadin dan Cahya Gandara Resmikan Masjid di Pangandaran, Salurkan 1.000 Paket Sembako
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 09:52 WIB

Redi Sanjaya, Tersangka Kasus Narkoba, Dikabarkan Tak Lagi Ditahan, Kabid Humas: Ditindaklanjuti Propam

Senin, 2 November 2026 - 22:21 WIB

Aset Rp1,7 Miliar Diduga Jadi Objek Sewaan, IWO Pertanyakan Pengawasan Dinas Pertanian Lampung Timur 2026

Senin, 2 November 2026 - 09:32 WIB

Ukir Prestasi Nasional, Atlet SMA Kebangsaan Lampung Sabet Dua Emas, Faddel Rebut Gelar Best of the Best

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:03 WIB

Setahun Kasus Tabrakan Kapal Tewaskan Dua Orang Tak Tuntas, Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Kinerja Polres Muna

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Coreng Institusi Adhyaksa: Oknum Kejari Lampung Barat Diduga Nyabu, Desakan PTDH Menguat!

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Gunung Kucing Disegel, PUSKAP Desak Izin Angkasa Land Dicabut

Jumat, 6 Nov 2026 - 06:41 WIB