Irham Jafar Beri Bantuan Korban Banjir Bandar Lampung

- Jurnalis

Minggu, 2 Maret 2025 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bandar Lampung, Atmosfirnews.id

Ketua DPW PAN Provinsi Lampung Irham Jafar Lan Putra menyambangi dan memberi bantuan kepada warga korban banjir Bandar Lampung. Minggu 02 Maret, Irham dan rombongan pengurus PAN berkunjung di empat titik di Kecamatan Tanjung Senang.

Pada kegiatan sosial kali ini DPW PAN menyiapkan 250 paket bahan pokok terdiri dari beras, mie instan, gula pasir, dan minyak goreng. Paket-paket bantuan tersebut didrop di empat lokasi. Titik pertama di RT 1 dan RT 7 Lingkungan 1 Kelurahan Labuhan Dalam. Sedangkan titik kedua, ketiga, dan keempat berlokasi di Kelurahan Pematang Wangi. Ini kelurahan yang pada Januari lalu bebas dari banjir, tetapi pada Februari justru terdampak cukup parah.

Baca Juga :  Ini Capaian Kinerja Kejati Lampung Dalam 100 Hari Pemerintahan Prabowo-Gibran

“Kami hadir di sini sebagai bentuk turut prihatin atas musibah banjir yang terjadi,” kata Irham Jafar yang pada kesempatan tersebut didampingi istrinya.

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Lampung 2 tersebut mengakui, bantuan dari PAN ini tentu tidak bisa mengatasi masalah banjir Bandar Lampung. Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian PAN terhadap masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat. “Mudah-mudahan aksi sosial PAN ini mendorong kelompok-kelompok lain untuk turut melakukan aksi serupa. Sehingga makin banyak warga yang terbantu,” harapnya.

Baca Juga :  Sidak 5 Pasar Di Bandar Lampung, Polda Lampung Pastikan Stok Ketersediaan Dan Harga Stabil

Irham mengatakan, anggota DPRD dan Pemerintah Kota Bandar Lampung mesti duduk bersama untuk membahas secara serius penyebab dan cara mengatasi banjir Bandar Lampung yang dari tahun ke tahun tampaknya makin parah. “Banjir ini terjadi karena kemampuan tanah dalam menyerap air sudah sangat merosot,” kata Irham.

Ruang terbuka hijau di Bandar Lampung sudah makin berkurang. Lahan dan rawa-rawa yang dulu menjadi media menyerap air hujan, sekarang sudah berganti beton dan aspal. “Ini yang perlu dievaluasi oleh pemerintah, legislatif dan para pemangku kepentingan lainnya,” ujar dia.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

PPDB Tak Boleh Dikelola dengan Logika “Nanti Kita Carikan Sekolah”
Gruduk Kejati Lampung, ALMAS Desak Kejagung Usut Dugaan Keterlibatan Jampidsus Febrie Adriansyah dalam Kasus Korupsi Batu Bara PLTU
Dugaan Permainan Kuota SPMB SMPN 2 Bandar Lampung Disorot, GEPAK: Jangan Main Mata!
Soroti Dugaan Oknum Polisi dalam Kasus Narkoba, GEPAK Lampung Desak Polda Lampung Bertindak Transparan
GPL Awards 2026 Jadi Ajang Apresiasi Penggerak Pendidikan Muda Lampung
Pemprov Lampung Apresiasi Komitmen Masyarakat Adat Gunom Ragom Sungkay Bunga Mayang Lestarikan Warisan Leluhur
Masyarakat Adat Gunom Ragom Sungkai Bunga Mayang Gelar Diklat Titi Puranti Begawi 2026
Anak Berisiko Stunting di Desa Gunung Terang Tak Mendapat Penanganan Gizi,Camat Kalianda Diduga “Ngaur”
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:54 WIB

PPDB Tak Boleh Dikelola dengan Logika “Nanti Kita Carikan Sekolah”

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:24 WIB

Gruduk Kejati Lampung, ALMAS Desak Kejagung Usut Dugaan Keterlibatan Jampidsus Febrie Adriansyah dalam Kasus Korupsi Batu Bara PLTU

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:49 WIB

Dugaan Permainan Kuota SPMB SMPN 2 Bandar Lampung Disorot, GEPAK: Jangan Main Mata!

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:51 WIB

Soroti Dugaan Oknum Polisi dalam Kasus Narkoba, GEPAK Lampung Desak Polda Lampung Bertindak Transparan

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:14 WIB

GPL Awards 2026 Jadi Ajang Apresiasi Penggerak Pendidikan Muda Lampung

Berita Terbaru

Bandar Lampung

PPDB Tak Boleh Dikelola dengan Logika “Nanti Kita Carikan Sekolah”

Jumat, 10 Jul 2026 - 06:54 WIB