Gajah Liar Dewasa Ditemukan Mati di TNWK, Penyebab Kematian Masih Diselidiki

- Jurnalis

Selasa, 8 Oktober 2024 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


LAMPUNG – Atmosfirnews.id
Seekor gajah sumatera liar (Elephas maximus sumatrensis) ditemukan tewas di kawasan hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur.

Gajah dewasa ini ditemukan di wilayah Resort Toto Projo, Seksi Wilayah II Bungur, pada Minggu, 6 Oktober 2024, sekitar pukul 16.30 WIB.

Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadilah, mengonfirmasi penemuan tersebut.

“Petugas balai konservasi TNWK melaporkan penemuan seekor gajah yang sudah mati di dalam kawasan taman,” ujar Umi, Senin (7/10/2024).

Baca Juga :  Dihadiri Rusli Bintang, Yayasan Altek Kukuhkan Rektor Sah Universitas Malahayati

Gajah tersebut ditemukan dalam posisi menyamping ke kiri, dan petugas saat ini masih menyelidiki penyebab kematiannya.

Menurut Umi, tim dokter TNWK akan mengambil sampel kulit, tulang, dan organ bagian dalam untuk pemeriksaan lebih lanjut melalui nekropsi dan autopsi.

Kematian ini menambah panjang daftar gajah yang mati di kawasan TNWK dalam beberapa bulan terakhir.

Berdasarkan laporan, dua kasus kematian gajah sebelumnya terjadi dalam kurun waktu delapan bulan.

Baca Juga :  EMBEGE Tak Membuat Si Kecil Kenyang, Si Besar Justru Mengaum "Kelaparan"

Pada 24 Desember 2023, seekor gajah jantan bernama Dugul ditemukan mati di rawa dekat pusat latihan gajah (PLG) Way Kambas. Dugul dilaporkan dalam kondisi tubuh yang kurus sebelum kematiannya.

Selanjutnya, pada 29 Agustus 2024, seekor gajah betina bernama Bunga juga ditemukan mati di kawasan hutan yang sama.

Kematian satwa langka ini terus menjadi perhatian, terutama terkait upaya perlindungan dan pelestarian mereka di habitat alam liar.

Penulis : Yudhi

Berita Terkait

Angkon Muakhi, Pangdam XXI/Radin Inten Kristomei Sianturi Resmi Sandang Gelar Raja Satria Negara
Melalui Aksi Bersih Pantai, Prajurit Lanal Lampung Dukung Gerakan Radin Inten Asri
PPDB Tak Boleh Dikelola dengan Logika “Nanti Kita Carikan Sekolah”
Gruduk Kejati Lampung, ALMAS Desak Kejagung Usut Dugaan Keterlibatan Jampidsus Febrie Adriansyah dalam Kasus Korupsi Batu Bara PLTU
Soroti Dugaan Oknum Polisi dalam Kasus Narkoba, GEPAK Lampung Desak Polda Lampung Bertindak Transparan
GPL Awards 2026 Jadi Ajang Apresiasi Penggerak Pendidikan Muda Lampung
Pemprov Lampung Apresiasi Komitmen Masyarakat Adat Gunom Ragom Sungkay Bunga Mayang Lestarikan Warisan Leluhur
Tanggapi Pemberitaan SPMB 2026, SMAN 2 Pringsewu Pastikan Seleksi Berjalan Sesuai Juknis
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:51 WIB

Angkon Muakhi, Pangdam XXI/Radin Inten Kristomei Sianturi Resmi Sandang Gelar Raja Satria Negara

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:34 WIB

Melalui Aksi Bersih Pantai, Prajurit Lanal Lampung Dukung Gerakan Radin Inten Asri

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:54 WIB

PPDB Tak Boleh Dikelola dengan Logika “Nanti Kita Carikan Sekolah”

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:24 WIB

Gruduk Kejati Lampung, ALMAS Desak Kejagung Usut Dugaan Keterlibatan Jampidsus Febrie Adriansyah dalam Kasus Korupsi Batu Bara PLTU

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:51 WIB

Soroti Dugaan Oknum Polisi dalam Kasus Narkoba, GEPAK Lampung Desak Polda Lampung Bertindak Transparan

Berita Terbaru

Bandar Lampung

PPDB Tak Boleh Dikelola dengan Logika “Nanti Kita Carikan Sekolah”

Jumat, 10 Jul 2026 - 06:54 WIB