
Bandarlampung – Atmosfirnews.id
Bisik-bisik soal perjalan kasus mantan Rekor Universitas Lampung (Unila) Karomani Cs hanya menyeret nama Andi Desfiandi sebagai penyuap yang mana diketahui dalam kasus ini semestinya banyak nama – nama lainnya yang terlibat jika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengkaji ulang dan mengembangkan kembali kasus tersebut .
Dalam fakta persidangan yang digelar, banyak dari golongan kalangan para pejabat, mantan pejabat dan kalangan pengusaha hingga kalangan politisi yang juga menitipkan calon Mahasiswa agar dapat diterima di Fakultas Kedokteran Unila tersebut.
Dari pengamatan media, sejak dijatuhkannya Vonis oleh Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Karang Bandar Lampung pada (24/5/2023) silam, tanda – tanda unsur keterlibatan dalam pemberian suap di ruang lingkup dunia pendidikan tersebut, belum benar-benar terang benderang mengusut fakta hasil persidangan.
Sementara, dalam pengungkapan kasus suap mantan Rektor Universitas Lampung (Unila) Karomani Cs seakan tebang pilih dalam menegakan hukum, tegak lurus , yang terkesan KPK jalan di tempat dan disinyalir kasus tersebut dikocok bekam .
Ditempat terpisah, Ketua Gepak Lampung, Wahyudi ikut menyoroti kasus ini, yang mana dirinya menilai adanya ketidak-seimbangan KPK dalam mengusut tuntas kasus tersebut.
“Meski fakta – fakta persidangan terbuka lebar mengungkapkan banyaknya kalangan petinggi yang terlibat, namun mengapa tidak terpapar dalam menindak-lanjuti kasus tersebut,” tegas Wahyudi .
Seperti diketahui sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Rektor Universitas Lampung (Unila) Karomani, Sabtu (20/8/2022) dini hari.
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, dalam OTT ini, KPK juga turut menangkap tujuh orang, termasuk di dalamnya adalah pejabat Unila. Mereka ditangkap di dua wilayah, yakni Bandung, Jawa Barat dan Lampung.
“Tim KPK sejauh ini mengamankan sekitar 7 orang di Bandung dan Lampung. Termasuk rektor dan pejabat kampus dimaksud,” kata Ali dalam pesan tertulisnya kepada media (20/8/2022)
Ali mengatakan tujuh orang tersebut ditangkap karena diduga terlibat dalam suap terkait penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri di Unila.
Penulis : Redaksi



