Rapat APBD Perubahan 2024, Banggar DPRD Lampung Selatan Minta Disparbud Gencarkan Promosi Wisata

- Jurnalis

Senin, 12 Agustus 2024 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan, Atmosfirnews.id — Badan Anggaran (Banggar) DPRD Lampung Selatan, menggelar rapat pembahasan APBD perubahan tahun anggaran 2024, bersama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lampung Selatan, Senin (12/8/2024).

Dalam rapat tersebut, pimpinan DPRD Lampung Selatan meminta Disparbud Lampung Selatan, agar terus gencar mempromosikan destinasi wisata di Lampung Selatan kepada dunia.

Kepala Disparbud Lampung Selatan, Kurnia Oktaviani mengatakan, untuk mempromosikan wisata, tahun 2024 ini pihaknya membuatkan ide berupa kegiatan jalan sehat ditiap objek pariwisata yang ada, pada masing-masing kecamatan di Lampung Selatan.

Ada pun pola promosi dengan jalan sehat tersebut, merupakan terobosan baru yang mengusung konsep inklusifitas atau pemberdayaan terhadap masyarakat dalam ekosistem kepariwisataan.

“Jadi wisata inklusif dalam pengelolaan ekosistem kepariwisataan maksudnya, untuk memberdayakan masyarakat dalam menumbuhkembangkan pariwisata yang berkelanjutan, meliputi kelompok kerja, promosi, sarana prasarana, dan konten kepariwisataan,” kata Kurnia Octaviani.

Menurut Kurnia, promosi pariwisata dengan jalan sehat ini merupakan penerapan salah satu komponen ekosistem kepariwisataan, dengan sistem offline atau kontra online.

Kendati demikian, Kurnia mengungkapkan, multi efek promosi offline dengan pemberdayaan masyarakat tersebut, nantinya bakal meningkatkan swapromosi masyarakat secara online, melalui akun media sosialnya masing-masing.

Baca Juga :  Anggota Fraksi PKS DPRD Lampung Selatan Andi Sosialisasi Perda Ketertiban Umum ke Warga Way Urang

“Jadi gelaran jalan sehat ini rencananya, baik pada start maupun finis jalan sehat akan digelar di destinasi pariwisata yang terpilih, yang ada ditiap masing-masing kecamatan,” ungkap Kurnia Octaviani.

Masyarakat diajak untuk berpartisipasi meliputi promosi, pengisian konten kepariwisataan seperti atraksi, kuliner, transportasi, akomodasi, hingga cinderamata yang menyesuaikan tatanan pariwisata yang ada.

Meski pola tersebut kurang populer dibanding penerapan pola promosi online yang mainstream melalui website dengan melibatkan influencer populer.

Namun pola tersebut, turut menitikberatkan pada pemberdayaan, gotong royong, dan kebersamaan dalam masyarakat.

“Pola ini memang masih rintisan, masih memerlukan segenap waktu, tenaga, dan pemikiran oleh stakeholder. Namun dengan penerapan konsep yang kuat karena melibatkan partisipasi masyarakat, maka kedepannya diyakini akan menjadi pola strategis dalam tata kelola kepariwisataan di Lampung Selatan,” ujar Kurnia Octaviani.

Meski demikian, Disparbud Lampung Selatan saat ini memiliki paket lengkap, selain mengusung konsep tata kelola pariwisata yang inklusif, Disparbud juga memiliki program promosi destinasi pariwisata yang menggandeng Influencer populer.

Baca Juga :  Tak Kunjung Ada Perbaikan, Anggota DPRD Lampung Selatan Hamdani Konsisten Perjuangkan Jalan Penghubung Kertosari dan Wawasan

“Nama programnya Cinta Wisnu,
Cintailah Negerimu, Kunjungilah Wisatamu, dimana program ini kami menghimpun para influencer sesuai dengan standar kriteria yang telah ditentukan,” sebut Kurnia Octaviani.

Kemudian nantinya influencer tersebut, akan mempromosikan destinasi pariwisata Disparbud Lampung Selatan melalui produksi kontennya dengan vibes, betapa indahnya lokasi wisata tersebut dan menjadi wajib untuk dikunjungi.

Dalam kesempatan itu, Kurnia juga meminta sumber pendapatan asli daerah (PAD) Dinas Pariwisata hanya bertumpu pada dua objek pariwisata yang dimiliki oleh Pemkab, yakni penginapan di Pulau Sebesi dan pemandian air panas di Way Belerang.

Namun demikian, dua saran anggota DPRD Lampung Selatan harus menjadi prioritas, yakni promosi dan penyiapan sarana serta prasarana pendukung kepariwisataan, seperti tersedianya penginapan yang representatif, telah menjadi catatan Disparbud Lampung Selatan untuk ditindaklanjuti.

Selain itu, Disparbud Lampung Selatan bakal menggandeng pihak swasta, sebagai investor dalam penyediaan sarana penginapan yang representatif untuk di Lampung Selatan, khususnya di Kalianda. (**)

Berita Terkait

PLTP Rajabasa Dibidik Mulai 2027, PGK Lamsel Desak Pemda dan Investor Buka-bukaan soal Lahan dan Dampak Lingkungan
Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPRD Lampung Selatan Ajak Warga Kokohkan Persatuan
DPO Narkoba Bareskrim ‘Dilepas’ di Lampung Selatan, Polisi Sebut Diajukan Rehab
Proyek Tanggul Way Ketibung–Way Sulan Rp23,9 Miliar Disorot, Diduga Pakai Batu Bekas Bronjong dan Solar Subsidi
8 Hari, Posko Waspada Bencara Karang Taruna Distribusikan 25 Ribu Masker, Biskuit, Susu, hingga 150 Ribu Liter Air
Krakatau Raya Resmi Jadi Korda IJTI, Heri Fulistiawan Pimpin Jurnalis TV Lamsel-Lamtim
Ketua DPRD Lampung Selatan Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Berbagai Perlombaan
AKBP Deddy Kurniawan Resmi Pimpin Polres Lampung Selatan, Ajak Personel Lanjutkan Pengabdian yang Profesional dan Humanis
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:45 WIB

PLTP Rajabasa Dibidik Mulai 2027, PGK Lamsel Desak Pemda dan Investor Buka-bukaan soal Lahan dan Dampak Lingkungan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPRD Lampung Selatan Ajak Warga Kokohkan Persatuan

Selasa, 29 September 2026 - 22:17 WIB

DPO Narkoba Bareskrim ‘Dilepas’ di Lampung Selatan, Polisi Sebut Diajukan Rehab

Jumat, 25 September 2026 - 12:37 WIB

Proyek Tanggul Way Ketibung–Way Sulan Rp23,9 Miliar Disorot, Diduga Pakai Batu Bekas Bronjong dan Solar Subsidi

Minggu, 20 September 2026 - 15:57 WIB

8 Hari, Posko Waspada Bencara Karang Taruna Distribusikan 25 Ribu Masker, Biskuit, Susu, hingga 150 Ribu Liter Air

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Gunung Kucing Disegel, PUSKAP Desak Izin Angkasa Land Dicabut

Jumat, 6 Nov 2026 - 06:41 WIB