Menag Ajak Umat Islam Jadikan Indonesia Negeri Damai: Tiru Akhlak Mulia Rasulullah

- Jurnalis

Minggu, 15 September 2024 - 22:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas. Dok. Istimewa

Metri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas. Dok. Istimewa

Atmosfirnews.id — Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengajak seluruh umat Islam di Indonesia untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

Dalam pidatonya, Menag menekankan pentingnya meneladani akhlak mulia Rasulullah sebagai fondasi terciptanya masyarakat yang harmonis dan damai.

“Rasulullah SAW adalah teladan sempurna bagi kita semua. Beliau mengajarkan kita tentang pentingnya persaudaraan, toleransi, dan kasih sayang,” ujar Menag Yaqut.

Baca Juga :  Ketua Umum Gepak Lampung Minta Bupati Atensi Perihal Pungutan yang Dilakukan Panitia Paskibraka

“Di tengah keberagaman yang kita miliki, semangat persatuan dan kesatuan harus terus kita jaga,” tambah dia.

Menag juga mengingatkan bahwa Rasulullah berhasil membangun masyarakat Madinah yang majemuk namun tetap harmonis.

“Di Madinah, Rasulullah menyatukan berbagai suku dan agama dalam satu komunitas yang damai. Ini adalah contoh nyata bagi kita untuk membangun Indonesia yang lebih baik,” imbuhnya.

Menurut Menag, peringatan Maulid Nabi bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga menjadi momen refleksi diri.

Baca Juga :  KEJATI LAMPUNG BERKUNJUNG KE POMPES NURUL HUDA (LDII) MENGAJAK PARA SANTRI HINDARI KENAKALAN REMAJA DAN BERANTAS JUDI ONLINE

“Mari kita intropeksi diri, sejauh mana kita telah mengamalkan ajaran-ajaran Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” ajak Menag.

Lebih lanjut, Menag mengajak seluruh komponen bangsa untuk terus menjaga kerukunan dan toleransi.

“Dengan mengamalkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin, kita dapat mewujudkan Indonesia sebagai negara yang baldatun tayyibatun wa rabbun ghafur,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dorong Reformasi Perdagangan Nasional, FIM Sebut Harvick Hasnul Qolbi Layak Jadi Penggerak Baru
KPK Respons Laporan Dugaan Permainan Proyek BMBK Lampung, GERMAK: Kami Kawal Hingga Tuntas
374 Siswa SMA YP Unila Lolos ke Perguruan Tinggi Dalam dan Luar Negeri
PN Tipikor Tanjungkarang Vonis Bebas Ketua Bawaslu Mesuji Deden Cahyono
Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Nama Dirut PLN Terseret dalam Dugaan Korupsi Batu Bara Rp5 Triliun
Diresmikan Presiden Prabowo, Bendungan Meninting Garapan Hutama Karya Jadi Pusat Peresmian Lima Bendungan Nasional
Alzier Mengutuk Keras Dugaan Kelalaian Kematian Gajah Indra, Minta Way Kambas Dievaluasi Total
Kelangkaan BBM Sengsarakan Masyarakat di Sumut, Pertamina Diminta Bertanggung Jawab
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:46 WIB

Dorong Reformasi Perdagangan Nasional, FIM Sebut Harvick Hasnul Qolbi Layak Jadi Penggerak Baru

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:49 WIB

KPK Respons Laporan Dugaan Permainan Proyek BMBK Lampung, GERMAK: Kami Kawal Hingga Tuntas

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:48 WIB

374 Siswa SMA YP Unila Lolos ke Perguruan Tinggi Dalam dan Luar Negeri

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:01 WIB

PN Tipikor Tanjungkarang Vonis Bebas Ketua Bawaslu Mesuji Deden Cahyono

Senin, 13 Juli 2026 - 11:07 WIB

Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Nama Dirut PLN Terseret dalam Dugaan Korupsi Batu Bara Rp5 Triliun

Berita Terbaru