Dua Pelaku Pengoplos BBM Untuk Pertashop di Ringkus Polisi : Ini Aktor Utama Sosok Mafia BBM Tidak Tersentuh Hukum

- Jurnalis

Minggu, 15 September 2024 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bandar Lampung – Atmosfirnews.id
Kasus penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Provinsi Lampung sampai sekarang tidak ada hentinya.bermacam cara para oknum- oknum mafia BBM untuk memperoleh keuntungan besar dari BBM namun malang si Bagi Simiskin pekerja diduga lagi – lagi dikambing hitamkan untuk menutupi aktor utama Mafia BBM .

Seperti kasus beberapa waktu lalu yang
mana para mafia BBM mengunakan akal bulusnya dengan membuat BBM partamax palsu mengunakan minyak mentah yang diduga berkerja sama dengan para jaringan mafia BBM terkoordinir dengan baik .

“Diketahui pengerebekan gudang oplosan BBM yang berada di Kecamatan Sukabumi belum lama ini diungkap oleh Polreta Bandar Lampung dan hanya mengamankan dua pelaku pekerja.”dan diduga polisi setengah – tengah memilah dalam menindak pemberantasan para mafia BBM di Lampung.

“Pasalnya “dari penggerebekan itu,hanya 2 pelaku yang diamankan polisi berinisial ES dan BL. Keduanya diringkus saat sedang mengoplos minyak BBM jenis pertalite menjadi pertamax ke dalam 1 unit mobil tangki yang dicampur dengan minyak cong.

Mirisnya “lagi – lagi bos mafia BBM para pelaku yakni inisial L menghilang tidak tertangkap .

Baca Juga :  Gerbong Dinas PU Duduki Beberapa Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, GEPAK Pesan Ini...

“Dari informasi yang di peroleh media aktor utama Mafia BBM diduga Oknum bernama Ewin dan diduga melibatkan pengemudi kendaraan tengki Pertamina beserta Oknum Pertashop .

Isu yang beredar diduga dalam 1 Kali pengiriman BBM yang telah di tuker mengunakan minyak cong para pengemudi kendaraan tengki pertamina mendapatkan imbalan dari aktor utama Oknum Ewin mencapai 1.5 dan agar dapat lolos dari pengecejan SOP standar BBM yang dikirim bagian penerima barang muatan BBM mendapatkan fre hingga 1 juta dalam satu kali bongkar .

“Haltersebut di utarakan salah satu sumber tidak ingin disebut namanya jelaskan “bahwa aktor utama pengoplosan tersebut oknum Ewin dan semua dapat siraman dari beliau jika mana Pertashop yang hendak dikirim BBM sudah dioplos .

“Jika semuang diungkap semua nya kebawa mas “orang Pertashop dapat komisi juga jika barang mereka masuk ke dia kalau tidak di siram pasti banyak yang mereka tolak mas ,setiap barang masuk itu kita ambil sempel ukur kadar bj nya berapa .jika tidak sesuai maka pihak SPBU dapat menolak bongkarnya. Ucapnya kepada media

Baca Juga :  PW Muslimat Al Washliyah Lampung Tekankan Peran Ibu sebagai Madrasatul Ula

Sementara Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol M. Hendrik Apriliyanto mengatakan penggerebekan itu berawal dari adanya informasi masyarakat terkait gudang oplosan BBM ilegal.
“Atas informasi itu, kita langsung lakukan penyelidikan dan menggerebek serta mengamankan 2 pelaku,” Ujarnya saat konferensi pers di Mapolresta Bandar Lampung, Rabu (11/9/2024).

Adapun modus yang dilakukan para pelaku yakni mengoplos BBM jenis pertalite dengan minyak cong menjadi pertamax dan dijual ke masyarakat melalui Pertashop di wilayah Lampung Timur.

“Para pelaku ini mendapat BBM pertalite dari masyarakat yang dibeli secara eceran melalui jerigen,” Ucapnya.

Hasil pemeriksaan, para pelaku mengaku telah melakukan BBM oplosan selama 1 Tahun. “Para pelaku dibayar sekitar Rp 200 ribu setiap sekali kegiatan oplos oleh bos nya,” Imbuhnya.

“Masih dalam pengejaran polisi (DPO), ES dan BL ini berperan sebagai pekerja yang menyedot minyak pertalite menggunakan mesin pompa alkon dengan minyak cong dari tempu, lalu dicampur ke dalam mobil tangki dan diberi bubuk pewarna agar terlihat seperti pertamax,”

Penulis : Yudhi

Berita Terkait

Redi Sanjaya, Tersangka Kasus Narkoba, Dikabarkan Tak Lagi Ditahan, Kabid Humas: Ditindaklanjuti Propam
Ukir Prestasi Nasional, Atlet SMA Kebangsaan Lampung Sabet Dua Emas, Faddel Rebut Gelar Best of the Best
Hutama Karya Paparkan Trase Tol Bukittinggi–Sicincin, Bupati Minta Ekonomi Rakyat Jadi Prioritas
Setahun Kasus Tabrakan Kapal Tewaskan Dua Orang Tak Tuntas, Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Kinerja Polres Muna
Coreng Institusi Adhyaksa: Oknum Kejari Lampung Barat Diduga Nyabu, Desakan PTDH Menguat!
17 Tahun Berkarya, Octopuss Bandar Lampung Perkuat Kepedulian terhadap Sesama
Tak Sekadar Berbisnis, Dua Pengusaha Kompak Bangun Masjid dan Tebar Kepedulian di Pangandaran
Nuryadin dan Cahya Gandara Resmikan Masjid di Pangandaran, Salurkan 1.000 Paket Sembako
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 09:52 WIB

Redi Sanjaya, Tersangka Kasus Narkoba, Dikabarkan Tak Lagi Ditahan, Kabid Humas: Ditindaklanjuti Propam

Senin, 2 November 2026 - 09:32 WIB

Ukir Prestasi Nasional, Atlet SMA Kebangsaan Lampung Sabet Dua Emas, Faddel Rebut Gelar Best of the Best

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Hutama Karya Paparkan Trase Tol Bukittinggi–Sicincin, Bupati Minta Ekonomi Rakyat Jadi Prioritas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:03 WIB

Setahun Kasus Tabrakan Kapal Tewaskan Dua Orang Tak Tuntas, Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Kinerja Polres Muna

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Coreng Institusi Adhyaksa: Oknum Kejari Lampung Barat Diduga Nyabu, Desakan PTDH Menguat!

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Gunung Kucing Disegel, PUSKAP Desak Izin Angkasa Land Dicabut

Jumat, 6 Nov 2026 - 06:41 WIB