Rektor Universitas Saburai Lepas 191 Mahasiswa KKN, Siap Mengabdi di Lampung hingga Sumatera Barat

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Bandar Lampung – Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (Saburai) resmi memberangkatkan 191 mahasiswa untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026.

Ratusan mahasiswa tersebut akan diterjunkan ke sejumlah desa di Provinsi Lampung dan Provinsi Sumatera Barat guna menjalankan program pengabdian kepada masyarakat yang mengedepankan inovasi, pemberdayaan, serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pelepasan peserta KKN dipimpin langsung Rektor Universitas Saburai, Dr. Sodirin, S.E., M.M., di kampus Universitas Saburai, Rabu (15/7/2026).

Dalam sambutannya, Sodirin menegaskan bahwa KKN merupakan bagian penting dari proses pembelajaran mahasiswa di luar ruang kelas.

Menurutnya, pengabdian di tengah masyarakat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menguji kemampuan akademik sekaligus membangun kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Mahasiswa harus mampu hadir sebagai bagian dari solusi. Ilmu yang diperoleh di bangku kuliah harus dapat diterapkan untuk membantu masyarakat, sekaligus menjadi pengalaman berharga dalam membentuk karakter dan kepemimpinan,” kata Sodirin.

Baca Juga :  Gara-gara Pengaruh Miras, Dua Pemuda di Bandar Lampung Ditangkap Usai Aniaya Pemuda Pakai Keramik

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga nama baik almamater selama menjalankan KKN serta membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa dan masyarakat.

“Jaga etika, disiplin, dan semangat kebersamaan. Tunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Saburai mampu memberikan kontribusi nyata melalui program-program yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ketua Tim Pelaksana KKN Tahun 2026 yang juga Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Novalia, S.Pd., M.Si., mengatakan KKN tahun ini mengusung tema ‘Penguatan Desa Berkelanjutan melalui Ecopreneurship dan Inovasi IPTEK untuk Mendukung dan Menyukseskan Asta Cita di Provinsi Lampung’.

Menurut Novalia, tema tersebut dipilih sebagai bentuk komitmen perguruan tinggi dalam mendorong pembangunan desa melalui penguatan ekonomi masyarakat, inovasi berbasis ilmu pengetahuan, serta pemberdayaan potensi lokal.

Baca Juga :  Viral! Diduga Tiga ASN Pemkot Bandar Lampung Karaoke dan Joget Berseragam Dinas, Wali Kota Diminta Bertindak Tegas

“Melalui KKN, mahasiswa tidak hanya dituntut mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga hadir sebagai agen perubahan yang mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat. Kami ingin pengabdian yang dilakukan mahasiswa benar-benar memberikan manfaat nyata sekaligus mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan,” kata Novalia.

Ia menjelaskan, dari total 191 mahasiswa peserta KKN, sebanyak 144 mahasiswa akan ditempatkan di delapan desa yang tersebar di tiga kabupaten di Provinsi Lampung.

Sementara itu, 47 mahasiswa lainnya akan melaksanakan KKN di Provinsi Sumatera Barat sebagai bagian dari pengembangan jejaring pengabdian masyarakat Universitas Saburai di luar daerah.

Seluruh peserta akan didampingi oleh 16 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang bertugas memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan tujuan pengabdian, sekaligus memberikan pendampingan akademik selama kegiatan berlangsung.(*)

Penulis : Admin

Editor : Jm

Berita Terkait

PMI Way Kanan Gelar Donor Darah Meriahkan HUT ke-25 Partai Demokrat
Baru Terpilih, WFS Gercep Gandeng OJK Perkuat Ekonomi Desa
Dies Natalis ke-36 Universitas Saburai Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Kebersamaan
Buku Bupena Rp140 Ribu Jadi Sorotan, SDN 2 Rawa Laut Didesak Buka Terang Mekanisme Penjualan
Sah Secara Aklamasi, WFS Pimpin Karang Taruna Provinsi Lampung Periode 2026–2031
Keluarga Pengurus PWI Lampung Lapor Polisi Usai Diduga Diancam Tetangga, Legislator dan Jurnalis Mengawal
Lapor Bunda Eva! SDN 2 Rawa Laut Diduga Sengsarakan Wali Murid, Paksa Beli Buku Bupena Rp140 Ribu
Dikaitkan dengan Peralihan Lahan Ryacudu, Sekdaprov Marindo Tegaskan Tak Ada Perubahan Aset
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:06 WIB

PMI Way Kanan Gelar Donor Darah Meriahkan HUT ke-25 Partai Demokrat

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Baru Terpilih, WFS Gercep Gandeng OJK Perkuat Ekonomi Desa

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:14 WIB

Dies Natalis ke-36 Universitas Saburai Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Kebersamaan

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Buku Bupena Rp140 Ribu Jadi Sorotan, SDN 2 Rawa Laut Didesak Buka Terang Mekanisme Penjualan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:46 WIB

Keluarga Pengurus PWI Lampung Lapor Polisi Usai Diduga Diancam Tetangga, Legislator dan Jurnalis Mengawal

Berita Terbaru

Berita Utama

ALAM BAKA Guncang BGN, Bongkar Sisi Gelap MBG Lampung

Senin, 10 Agu 2026 - 16:36 WIB

Bandar Lampung

Baru Terpilih, WFS Gercep Gandeng OJK Perkuat Ekonomi Desa

Senin, 10 Agu 2026 - 13:25 WIB