Kejari Pringsewu Seret Dua Tersangka Korupsi Dana Hibah LPTQ, Gepak Desak Kejari Kejar Aktor Intelektual

- Jurnalis

Senin, 2 Desember 2024 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Pringsewu – Atmosfirnews.id
Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu resmi menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Pringsewu tahun anggaran 2022. Dana hibah sebesar Rp3,285 miliar diduga diselewengkan melalui modus laporan fiktif dan mark-up anggaran.

Kepala Kejari Pringsewu, Raden Wisnu Bagus Wicaksono, mengumumkan penetapan tersangka pada Senin, 2 Desember 2024. Tersangka pertama adalah Rustian (R), Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang juga menjabat sebagai Sekretaris LPTQ periode 2021-2025. Tersangka kedua adalah Tari (TP), Bendahara LPTQ sekaligus Analis Kebijakan Ahli Muda Bagian Kesra Sekretariat Daerah Pringsewu.

“Penetapan tersangka didasarkan pada kecukupan alat bukti. Modus yang digunakan adalah pembuatan laporan kegiatan fiktif dan mark-up anggaran,” ujar Wisnu.

Hasil audit independen oleh Akuntan Publik Drs. Chaeroni & Rekan menemukan kerugian negara sebesar Rp584,464 juta. Para tersangka diduga melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18, serta Pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca Juga :  TAK TINGGAL DIAM! Dewi dan Bambang Ajukan Gugatan Balik Rp200 Juta terhadap Mira Anita di PN Kota Agung

Untuk mendukung penyidikan, Kejari menahan kedua tersangka di Rumah Tahanan (Rutan) selama 20 hari, mulai 2 hingga 21 Desember 2024. Dua kendaraan tahanan telah disiapkan untuk mengangkut tersangka, sementara ambulans juga disiagakan di halaman Kejari.

Ketua Umum Gepak Lampung, Wahyudi, yang melaporkan kasus ini, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah tegas Kejari Pringsewu. “Kami mengapresiasi kinerja Kejari yang serius menangani kasus ini hingga menetapkan dua tersangka,” katanya.

Namun, Wahyudi juga mendesak agar Kejari turut memburu Aktor Intelektual sekaligus pemegang kendali kegiatan, memproses Ketua LPTQ, Heri Iswahyudi, yang juga menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Pringsewu.

“Saya sangat yakin beliau punya andil besar dalam peristiwa Ini, kami berharap tidak ada lagi pejabat yang menyalahgunakan jabatan untuk korupsi. Saya tidak akan memberi ruang bagi Koruptor di Bumi Lampung, silahkan anda cek ombak, kami beri badai,”ucap Yudhi, panggilan lain Wahyudi, dengan nada tinggi.

Baca Juga :  Dugaan Hubungan Spesial Ketua Bawaslu Pringsewu dengan Anggota Panwas Mengemuka di Media Sosial

Penetapan tersangka ini dilakukan menjelang Hari Antikorupsi Sedunia pada 9 Desember. Kejari Pringsewu menegaskan komitmennya dalam pemberantasan korupsi di wilayah Kabupaten Pringsewu.

“Kami akan terus mendalami kasus ini dan memproses pihak-pihak lain yang terbukti terlibat sesuai hukum yang berlaku,” ujar Wisnu.

Langkah tegas ini diharapkan menjadi peringatan bagi pejabat lain di Kabupaten Pringsewu untuk tidak menyalahgunakan kewenangan mereka. Kejari memastikan tidak akan ada toleransi bagi pelaku tindak pidana korupsi yang merugikan negara.

Dengan pengungkapan kasus ini, masyarakat berharap Kabupaten Pringsewu semakin bersih dari praktik korupsi dan tata kelola pemerintahan menjadi lebih transparan dan akuntabel.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

TAK TINGGAL DIAM! Dewi dan Bambang Ajukan Gugatan Balik Rp200 Juta terhadap Mira Anita di PN Kota Agung
Bunda Nurul Matangkan Eksepsi dan Jawaban Hukum, DW dan Bambang Hartono Hadapi Sidang via e-Court
Cabdin Wilayah II Lampung Dorong Perpustakaan Sekolah Jadi Pusat Literasi
Temuan Bertambah, Ferry Minta Gubernur Lampung Periksa Langsung Proyek Jalan Rp23,9 Miliar
Cabdin Wilayah II Lampung Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Penguatan MGMP dan Pembelajaran AI
Dorong Kepercayaan Diri Siswa, Cabdin II Lampung Gelar English Competition, Rodi: Lebih dari Sekadar Lomba
Ternama di Lampung Nova Yudi Beri Santunan Anak Yatim pada 10 Muharram
Mantan Kadispora dan Kadispora Pringsewu Saling Lempar Bola Panas, Gepak Lampung Siap Kawal
Berita ini 311 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:35 WIB

TAK TINGGAL DIAM! Dewi dan Bambang Ajukan Gugatan Balik Rp200 Juta terhadap Mira Anita di PN Kota Agung

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Bunda Nurul Matangkan Eksepsi dan Jawaban Hukum, DW dan Bambang Hartono Hadapi Sidang via e-Court

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:30 WIB

Cabdin Wilayah II Lampung Dorong Perpustakaan Sekolah Jadi Pusat Literasi

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:10 WIB

Temuan Bertambah, Ferry Minta Gubernur Lampung Periksa Langsung Proyek Jalan Rp23,9 Miliar

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:44 WIB

Cabdin Wilayah II Lampung Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Penguatan MGMP dan Pembelajaran AI

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Gunung Kucing Disegel, PUSKAP Desak Izin Angkasa Land Dicabut

Jumat, 6 Nov 2026 - 06:41 WIB