Angkon Muakhi, Pangdam XXI/Radin Inten Kristomei Sianturi Resmi Sandang Gelar Raja Satria Negara

- Jurnalis

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Lampung Utara – Sebuah prosesi adat yang sarat makna berlangsung di Kabupaten Lampung Utara, Kamis (9/7/2026). Melalui tradisi Angkon Muakhi, Pangdam XXI/Radin Inten, Mayor Jenderal TNI Kristomei Sianturi, resmi diterima sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat adat Lampung, khususnya komunitas adat Abung Siwo Migo.

Pengangkatan tersebut dilakukan melalui rangkaian prosesi Pengangkenan dan Pengguain oleh tokoh masyarakat Lampung Utara, Ansyori Sabak bergelar Suttan Rajo Putra Negara, di Kelurahan Kelapa Tujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan.

Prosesi ini tidak hanya menjadi simbol penghormatan kepada Kristomei Sianturi, tetapi juga menegaskan bahwa ikatan persaudaraan dalam adat Lampung dibangun atas dasar komitmen, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya, tanpa memandang asal-usul suku.

Dalam upacara tersebut, Kristomei diterima sebagai warga adat Pungguk Lama, Kebumian Suttan Rajo Putra Negara, Suku Agung Kampung Pungguk Lama, Kecamatan Abung Timur. Ia kemudian memperoleh gelar Raja Satria Negara melalui prosesi Megawo Adat Lampung (Khuruk), yang dilanjutkan dengan prosesi Menggawo Bumi (Turun Mandei) dengan juluk Pangeran Satria Negara.

Sementara itu, istrinya, Desi Asti Megasari, juga dianugerahi gelar adat. Dalam prosesi Megawo Adat, ia menerima gelar Ratu Ibu Pertiwi, yang nantinya akan dilanjutkan dengan penyematan juluk Pangeran Ratu Ibu Pertiwi pada prosesi Turun Mandei.

Baca Juga :  Dominasi MB Destroyer Berbuah Honda Beat, Arif MMS Taklukkan Kelas Utama Road To Masterpiece 5

Tokoh adat Pungguk Lama, Ibnu Hajar bergelar Suttan Guttei Sang Rateu, menjelaskan bahwa Angkon Muakhi bukan sekadar seremoni adat. Menurutnya, seseorang yang telah diangkat menjadi saudara adat memiliki ikatan moral untuk menjaga kehormatan keluarga besar adat serta ikut melestarikan nilai-nilai budaya Lampung.

“Pengangkatan ini membawa konsekuensi tanggung jawab. Gelar adat bukan hanya penghormatan, tetapi juga amanah untuk menjaga persaudaraan dan marwah adat,” ujarnya.

Ansyori Sabak mengatakan, pengangkatan Kristomei Sianturi memiliki arti penting karena Pangdam XXI/Radin Inten lahir dan besar di Lampung Utara meskipun berasal dari keturunan Batak. Melalui prosesi tersebut, statusnya sebagai bagian dari masyarakat adat Lampung memperoleh pengakuan secara resmi.

Ia berharap peristiwa itu menjadi pesan bagi generasi muda bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang dapat dipersatukan melalui nilai-nilai budaya lokal.

Dalam sambutannya, Kristomei Sianturi mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Lampung Utara karena menghabiskan masa kecil hingga remaja di daerah tersebut.

“Air pertama yang saya minum adalah air Lampung Utara. Hari ini, ikatan batin itu mendapatkan pengakuan melalui adat. Saya bersyukur dan merasa terhormat menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat adat Lampung,” katanya.

Ia berharap hubungan yang telah terjalin melalui prosesi Angkon Muakhi dapat terus dipelihara sebagai bentuk persaudaraan yang berkelanjutan.

Baca Juga :  BRN Lampung Tegaskan Komitmen Kawal Program Strategis Pemerintahan Prabowo-Gibran

Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, menilai Angkon Muakhi merupakan warisan budaya yang memiliki nilai strategis dalam memperkuat persatuan masyarakat. Menurutnya, tradisi tersebut perlu terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Hamartoni juga mengajak Kristomei Sianturi untuk terus menjaga hubungan dengan kampung halamannya dan bersama-sama berkontribusi bagi pembangunan Lampung Utara.

Setelah prosesi pengangkatan saudara, rangkaian adat dilanjutkan dengan Sewarei, yakni penguatan hubungan kekeluargaan. Dalam kesempatan itu juga dicanangkan hubungan persaudaraan adat antara Pangeran Satria Negara dengan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, yang bergelar Suttan Tihang Negara.

Pencanangan serupa juga dilakukan kepada Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, mantan Bupati Lampung Tengah, Mustofa, serta Ketua BEM Universitas Lampung, Aditiya Putra Bayu.

Kehadiran unsur pemerintah, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga kalangan mahasiswa menunjukkan bahwa adat Lampung masih memiliki peran penting sebagai ruang pemersatu berbagai elemen masyarakat.

Rangkaian Angkon Muakhi dijadwalkan berlanjut pada Sabtu (11/7/2026) melalui prosesi Turun Mandei yang akan digelar di kawasan wisata Pasir Putih, Kabupaten Lampung Selatan. Prosesi tersebut menjadi penutup sekaligus penyempurna pengangkatan Kristomei Sianturi sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat adat Lampung.(*)

Penulis : Wahyudi

Editor : Jm

Berita Terkait

ALAM BAKA Guncang BGN, Bongkar Sisi Gelap MBG Lampung
PMI Way Kanan Gelar Donor Darah Meriahkan HUT ke-25 Partai Demokrat
Baru Terpilih, WFS Gercep Gandeng OJK Perkuat Ekonomi Desa
Dies Natalis ke-36 Universitas Saburai Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Kebersamaan
Buku Bupena Rp140 Ribu Jadi Sorotan, SDN 2 Rawa Laut Didesak Buka Terang Mekanisme Penjualan
Sah Secara Aklamasi, WFS Pimpin Karang Taruna Provinsi Lampung Periode 2026–2031
Soal 10 Tiang Listrik di Gresik Tumbang Hingga Lukai Warga dan Rusak Mobil, GM PLN UID Jatim Bungkam
Keluarga Pengurus PWI Lampung Lapor Polisi Usai Diduga Diancam Tetangga, Legislator dan Jurnalis Mengawal
Berita ini 16 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:36 WIB

ALAM BAKA Guncang BGN, Bongkar Sisi Gelap MBG Lampung

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:06 WIB

PMI Way Kanan Gelar Donor Darah Meriahkan HUT ke-25 Partai Demokrat

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Baru Terpilih, WFS Gercep Gandeng OJK Perkuat Ekonomi Desa

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:14 WIB

Dies Natalis ke-36 Universitas Saburai Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Kebersamaan

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Buku Bupena Rp140 Ribu Jadi Sorotan, SDN 2 Rawa Laut Didesak Buka Terang Mekanisme Penjualan

Berita Terbaru

Berita Utama

ALAM BAKA Guncang BGN, Bongkar Sisi Gelap MBG Lampung

Senin, 10 Agu 2026 - 16:36 WIB

Bandar Lampung

Baru Terpilih, WFS Gercep Gandeng OJK Perkuat Ekonomi Desa

Senin, 10 Agu 2026 - 13:25 WIB