Bukan Sekadar Makam! Adi Candra Dorong Puyang Minak Triodiso Jadi Ikon Wisata Religi Lampung

- Jurnalis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG UTARA — Ketua DPC Laskar Lampung Indonesia Kabupaten Lampung Utara, Adi Candra, S.E., meminta Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memberikan perhatian serius terhadap pelestarian sejarah dan budaya leluhur di Lampung Utara.

Salah satu aspirasi yang disampaikannya adalah agar Makam Puyang Minak Triodiso ditetapkan sebagai cagar budaya sekaligus dikembangkan menjadi destinasi wisata religi.

Permintaan tersebut disampaikan Adi Candra sebagai bentuk kepedulian terhadap warisan sejarah daerah, khususnya sosok Puyang Minak Triodiso yang memiliki kedudukan penting dalam sejarah masyarakat adat Lampung, terutama Marga Abung Siwo Migo.

Saat ditemui di kediamannya, Adi mengatakan, kepemimpinan yang bijaksana tidak hanya diukur dari kemampuan membangun daerah, tetapi juga dari penghormatan terhadap sejarah, budaya, dan jasa para pendahulu.

Menurut dia, terpilihnya Rahmat Mirzani Djausal sebagai Gubernur Lampung disambut penuh sukacita oleh masyarakat, terutama warga Lampung Utara yang merupakan tanah kelahiran gubernur tersebut.

Karena itu, Adi berharap kepemimpinan Mirzani Djausal dapat memberikan perhatian lebih terhadap daerah yang memiliki nilai historis penting bagi Provinsi Lampung.

Baca Juga :  Daya Listrik Lampung Surplus 304,7 MW, Komisi XII DPR Beri Apresiasi

“Lampung Utara adalah salah satu kabupaten tertua di Bumi Ruwa Jurai. Seiring perkembangan zaman, sejumlah kabupaten baru telah dimekarkan, seperti Tulang Bawang, Way Kanan, Lampung Barat, Tulang Bawang Barat, Mesuji hingga Pesisir Barat. Masing-masing kini berkembang dengan kemandiriannya. Namun, Lampung Utara tetap memiliki pesona dan identitas sejarahnya sebagai daerah tua yang anggun dengan keberadabannya,” ujar Adi.

Ia menilai, pelestarian situs sejarah bukan sekadar menjaga peninggalan masa lalu, melainkan juga upaya mempertahankan identitas dan jati diri masyarakat Lampung untuk diwariskan kepada generasi mendatang.

Dalam konteks tersebut, Adi secara khusus meminta Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mendorong proses penetapan Makam Puyang Minak Triodiso sebagai cagar budaya.

Selain perlindungan terhadap situs sejarah, kawasan makam tersebut juga dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata religi dan sejarah.

Adi menjelaskan, Puyang Minak Triodiso bukan sosok biasa dalam perjalanan sejarah masyarakat adat Lampung. Ia dikenal sebagai tokoh pemersatu Marga Abung Siwo Migo yang memiliki tempat terhormat di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Adi Erlansyah dan Ibu Nana Senam Sehat dan Pelatihan MUA di Pagelaran Utara

“Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Saya sangat yakin Gubernur Mirzani Djausal merupakan sosok yang menghormati dan memuliakan para tokoh pemersatu masyarakat Abung, termasuk Puyang Minak Triodiso,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten dapat memberikan perhatian nyata melalui langkah pelestarian, perlindungan, serta pengembangan kawasan makam tersebut.

Menurutnya, pengakuan terhadap situs bersejarah merupakan bentuk penghormatan kepada para leluhur sekaligus investasi kebudayaan bagi generasi penerus.

Adi pun mengingatkan pentingnya pesan sejarah yang pernah disampaikan Presiden pertama RI, Soekarno, melalui semboyan JAS MERAH, yakni Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah.

“JAS MERAH, jangan sekali-sekali melupakan sejarah. Mungkin sudah saatnya kita memuliakan Puyang Minak Triodiso. Semoga dengan menghormati dan menjaga sejarah para leluhur, kita juga akan dimuliakan oleh anak cucu kita di kemudian hari,” pungkas Adi Candra, S.E.(*)

Berita Terkait

Laskar Lampung Adukan Dugaan Pelecehan Santriwati ke Sejumlah Lembaga di Jakarta, Minta Kasus Diusut Tuntas
Gunung Kucing Disegel, PUSKAP Desak Izin Angkasa Land Dicabut
Dubes Rusia Pastikan Hadiri HUT ke-19 PPWI di Lampung, Ingin Bertemu Gubernur dan Kunjungi UIN
IPM Lampung Naik Jadi 74,74 pada 2026, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Penopang
Sekolah Negeri di Bandar Lampung Diduga Dibebani Iuran Tim Hukum, Setor Rp100–150 Ribu Tiap Bulan
Pemprov Lampung Tegaskan Penegakan Hukum Lingkungan Tak Ganggu Iklim Investasi
Perkuat Layanan Kanker, RSUDAM Libatkan BAPETEN Evaluasi Pembangunan Fasilitas
Aset Rp1,7 Miliar Diduga Jadi Objek Sewaan, IWO Pertanyakan Pengawasan Dinas Pertanian Lampung Timur 2026
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 08:02 WIB

Laskar Lampung Adukan Dugaan Pelecehan Santriwati ke Sejumlah Lembaga di Jakarta, Minta Kasus Diusut Tuntas

Jumat, 6 November 2026 - 06:41 WIB

Gunung Kucing Disegel, PUSKAP Desak Izin Angkasa Land Dicabut

Kamis, 5 November 2026 - 19:51 WIB

Dubes Rusia Pastikan Hadiri HUT ke-19 PPWI di Lampung, Ingin Bertemu Gubernur dan Kunjungi UIN

Kamis, 5 November 2026 - 14:54 WIB

IPM Lampung Naik Jadi 74,74 pada 2026, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Penopang

Kamis, 5 November 2026 - 14:52 WIB

Sekolah Negeri di Bandar Lampung Diduga Dibebani Iuran Tim Hukum, Setor Rp100–150 Ribu Tiap Bulan

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Gunung Kucing Disegel, PUSKAP Desak Izin Angkasa Land Dicabut

Jumat, 6 Nov 2026 - 06:41 WIB