Terungkap, Ini Mobil Terakhir yang Ditumpangi Arinal Djunaidi Sebelum Naik Mobil Tahanan di Kejati Lampung

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, Atmosfirnews.id

Fakta baru terungkap dalam proses hukum yang menjerat mantan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi. Di balik sorotan publik terhadap penetapannya sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Lampung, muncul detail menarik terkait kendaraan terakhir yang digunakan sebelum ia dibawa menggunakan mobil tahanan.

Sebelumnya, beredar luas di berbagai pemberitaan bahwa Arinal datang memenuhi panggilan Kejati Lampung dengan menggunakan mobil mewah jenis Alphard berwarna hitam. Namun, berdasarkan penelusuran dan pengamatan di lapangan, fakta tersebut tidak sepenuhnya tepat.

Mobil terakhir yang ditumpangi Arinal sebelum akhirnya dipindahkan ke kendaraan tahanan ternyata bukan Alphard, melainkan mobil pribadi yang telah lama menjadi kendaraan favoritnya, yakni Toyota Innova Reborn berpelat nomor B 56 ARD.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Kekerasan Terhadap Anak di Lampung Selatan Viral di Medsos, Polisi Pastikan Proses Hukum Berjalan

Kendaraan tersebut bukanlah mobil biasa bagi Arinal. Dalam sejumlah kesempatan, mobil itu kerap digunakan saat menjalankan aktivitas kedinasan hingga kegiatan kampanye pada masa pencalonannya sebagai gubernur. Pelat nomor “B 56 ARD” sendiri disebut memiliki makna personal, yang merujuk pada Tahun kelahirannya.

“Memang selama ini beliau lebih sering menggunakan kendaraan itu, baik saat bertugas maupun dalam aktivitas lainnya. Itu mobil yang sudah lama melekat dengan beliau,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya, Kamis, (30/4/2026).

Fakta ini sekaligus menepis asumsi publik yang mengaitkan kehadiran Arinal dengan kendaraan mewah saat memenuhi panggilan penyidik.

Justru, dalam momen krusial menghadapi proses hukum, ia disebut masih menggunakan kendaraan yang telah lama menjadi bagian dari kesehariannya.

Baca Juga :  PANI Lampung Tancap Gas di Hari Anti Narkotika Sedunia

Di sisi lain, perhatian publik juga mengarah pada proses penahanan Arinal di rumah tahanan. Sejumlah pihak meminta agar aparat penegak hukum dan pengelola rutan tidak memberikan perlakuan khusus terhadap mantan kepala daerah tersebut.

“Kami berharap tidak ada perlakuan istimewa. Semua harus diperlakukan sama di hadapan hukum, termasuk dalam proses penahanan di rutan,” ujar seorang pengamat hukum di Bandar Lampung.

Hingga kini, proses penyidikan oleh Kejaksaan Tinggi Lampung terus berjalan, termasuk menelusuri aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara dugaan korupsi dana Participating Interest (PI) 10 persen pada PT Lampung Energi Berjaya.

Berita Terkait

Fasum Griya Sukarame Dipatok, Legalitas Revisi Site Plan Pengembang
Ahmad Muzani Apresiasi 300 Prestasi SMA YP Unila, Dorong Jadi Laboratorium Pendidikan Nasional
Ketua PWDPI Lampung Soroti Kasus Rohadi Alcantara, Minta Proses Hukum Berjalan Adil
Samsat Rajabasa Bersama Satlantas dan Jasa Raharja Gelar Razia Sosialisasi Pajak Kendaraan, Ingatkan Keringanan Berakhir 31 Oktober
Wilson Lalengke Kecewa, Berjam-jam di Polda Lampung Tak Ditemui Pejabat: Surat Audiensi Disuruh Buat Ulang
Universitas Saburai Wisuda 349 Lulusan, Rektor: Gelar Harus Dibuktikan dengan Karya Nyata
HUT ke-62 Golkar, Rama Apriditya Tekankan Pentingnya Kerja Nyata dan Kepekaan terhadap Aspirasi Warga
Sengketa Tanah Waris 7,2 Hektare di Natar Bergulir di Pengadilan, Ahli Waris Maryam Gugat Peralihan Hak
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Fasum Griya Sukarame Dipatok, Legalitas Revisi Site Plan Pengembang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Ahmad Muzani Apresiasi 300 Prestasi SMA YP Unila, Dorong Jadi Laboratorium Pendidikan Nasional

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Ketua PWDPI Lampung Soroti Kasus Rohadi Alcantara, Minta Proses Hukum Berjalan Adil

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Samsat Rajabasa Bersama Satlantas dan Jasa Raharja Gelar Razia Sosialisasi Pajak Kendaraan, Ingatkan Keringanan Berakhir 31 Oktober

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Wilson Lalengke Kecewa, Berjam-jam di Polda Lampung Tak Ditemui Pejabat: Surat Audiensi Disuruh Buat Ulang

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Fasum Griya Sukarame Dipatok, Legalitas Revisi Site Plan Pengembang

Minggu, 25 Okt 2026 - 19:34 WIB