Update Kondisi Politikus Asal Lampung, Andi Arief ’98

- Jurnalis

Kamis, 31 Oktober 2024 - 22:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bandar Lampung, Atmosfirnews.id
Hari ini tepat sepuluh hari sejak pelaksanaan transplantasi hati yang dilakukan Politikus Nasional Partai Demokrat asal Lampung, Andi Arief, Senin (21/10/2024) lalu pukul 07.00 Waktu India (WI).

Berita sebelumnya dikabarkan bahwa operasi yang dilakukan Andi Arief berlangsung cukup lama yaitu memakan waktu 18 jam, sementara putra sulungnya, Fazel Merah Maula yang merupakan pendonor hatinya, relatif lebih cepat baik pelaksanaan operasinya maupun waktu sadar pasca operasinya.

Baca Juga :  GPL Awards 2026 Jadi Ajang Apresiasi Penggerak Pendidikan Muda Lampung

Terakhir, melalui pesan singkat WhatsApp kepada salah satu sahabat, Andi Arief menginformasikan bahwa ia sudah keluar dari ruang ICU 2 (dua) hari yang lalu.

Disampaikan pula , pasca operasi itu dibutuhkan waktu observasi selama 3 (tiga) bulan, jadi diperkirakan akhir bulan Desember Andi Arief dapat segera kembali ke tanah air.

“Alhamdulillah dua hari lalu sudah keluar dari ICU. Kondisi sekarang masa-masa terpenting menghindari penolakan bagian tubuh lain dan merepat diri agar tidak terkena infeksi,
Kondisi anak saya relatif cepat sekali membaik, membuat dokter India bersyukur. Masuk tahap-menentukan,” begitu info Andi Arief lewat pesan WhatsApp-nya kepada salah seorang sahabat karibnya.

Baca Juga :  Dua Pemimpin Redaksi Media Siber di Lampung Gagas Terbentuknya HIWALA

Andi Arief melakukan operasi transplantasi hati di Apollo Hospital, New Delhi, India pada Senin (21/10/2024), dengan pendonor putra sulungnya, Fazel Merah Maula, didampingi kakak kandungnya yang juga Ketua DPD Demokrat Lampung, Edy Irawan dan istri tercinta Andi Arief, Deviyanti.

Penulis : Yudhi

Berita Terkait

Keluarga Pengurus PWI Lampung Lapor Polisi Usai Diduga Diancam Tetangga, Legislator dan Jurnalis Mengawal
Lapor Bunda Eva! SDN 2 Rawa Laut Diduga Sengsarakan Wali Murid, Paksa Beli Buku Bupena Rp140 Ribu
Lurah Tanjung Agung Raya Sampaikan Klarifikasi Terkait Kronologi Insiden dan Dugaan Pengancaman Antarwarga
Terseret Dugaan Makelar Jabatan, Kakak Kepala Inspektorat Bandar Lampung Dilaporkan ke Polda Lampung
Kabur Dari Tanggung Jawab! Kabag Kesra Balam Sok Sibuk Saat di Konfirmasi Terkait Skandal Umrah Rp38 Juta
Mengusung Nama Lampung, Satelit Ini Ternyata Bukan Milik Pemerintah Provinsi
Mengusung Nama Lampung, Satelit Ini Ternyata Bukan Milik Pemerintah Provinsi
Di Atas Harga Pasar, Biaya Program Umrah Pemkot Bandar Lampung Rp38 Juta per Jamaah Dipertanyakan
Berita ini 157 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:46 WIB

Keluarga Pengurus PWI Lampung Lapor Polisi Usai Diduga Diancam Tetangga, Legislator dan Jurnalis Mengawal

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:56 WIB

Lapor Bunda Eva! SDN 2 Rawa Laut Diduga Sengsarakan Wali Murid, Paksa Beli Buku Bupena Rp140 Ribu

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Terseret Dugaan Makelar Jabatan, Kakak Kepala Inspektorat Bandar Lampung Dilaporkan ke Polda Lampung

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Kabur Dari Tanggung Jawab! Kabag Kesra Balam Sok Sibuk Saat di Konfirmasi Terkait Skandal Umrah Rp38 Juta

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:18 WIB

Mengusung Nama Lampung, Satelit Ini Ternyata Bukan Milik Pemerintah Provinsi

Berita Terbaru