Tinjau Sekolah Rakyat DKI Jakarta, Menteri PU Apresiasi Hutama Karya

- Jurnalis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung fasilitas Sekolah Rakyat (SR) DKI Jakarta yang telah diselesaikan pembangunannya oleh PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya), Selasa (11/8).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung fasilitas pendidikan yang telah dimanfaatkan oleh siswa dan menjadi bagian dari upaya Pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendukung implementasi Asta Cita ke-4 Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Menteri PU Dody Hanggodo mengapresiasi Hutama Karya yang telah menjalankan mandat pembangunan SR DKI Jakarta dengan baik.

“Sekolah Rakyat ini merupakan buah pemikiran dan cita-cita mulia Presiden Republik Indonesia. Salah satu cara cepat untuk memutus mata rantai kemiskinan ekstrem adalah dengan menyekolahkan anak-anak agar memperoleh pendidikan dan kesempatan hidup yang lebih baik. Saya berharap Sekolah Rakyat ini dapat menjadi boarding school yang berkualitas dan tidak kalah dengan sekolah swasta. Kepada para siswa, belajar dengan tekun dan sungguh-sungguh, manfaatkan kesempatan pendidikan ini sebaik-baiknya untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Dody.

Baca Juga :  Hutama Karya Buka Peluang UMKM Saree Berusaha di Rest Area Tol Sibanceh

Gedung sekolah SR DKI Jakarta ini memiliki kapasitas hingga 900 siswa dengan luas bangunan 9.721,95 m². Fasilitas tersebut dilengkapi ruang kelas, laboratorium komputer dan bahasa, laboratorium kimia, fisika dan biologi, perpustakaan, UKS, ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang wakil kepala sekolah, ruang tata usaha, ruang server, ruang laktasi, toilet, serta gudang.

Fasilitas yang mendukung penyelenggaraan pendidikan dengan konsep _boarding school_, mulai dari gedung sekolah, asrama siswa, Rusun Guru, hingga masjid. Untuk mendukung hal tersebut, SR DKI Jakarta dilengkapi tiga gedung asrama SD dengan luas 6.186,22 m² dan kapasitas total 448 siswa.

Sementara itu, tersedia gedung asrama putra dan putri untuk jenjang SMP/SMA dengan luas masing-masing 2.738,43 m² dan kapasitas masing-masing 220 siswa. Kedua asrama dilengkapi fasilitas yang lengkap, mulai dari kamar tidur, ruang pengasuh, area komunal, kantin, kamar difabel, area cuci dan jemur, ruang panel, serta toilet.

Baca Juga :  Gendong Anak Turun dari Kapal Terbakar, Aksi Prajurit Marinir Rico Sumantri Tuai Apresiasi

Selain fasilitas bagi siswa, Hutama Karya turut menyelesaikan pembangunan Rusun Guru dengan luas bangunan 2.103,57 m² dan kapasitas hingga 76 guru. Untuk kegiatan beribadah, SR DKI Jakarta juga dilengkapi gedung masjid dengan luas 1.530,03 m² dan kapasitas hingga 800 orang.

Pada kesempatan terpisah, Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan pembangunan SR DKI Jakarta merupakan bukti dukungan Perseroan terhadap program pemerintah melalui penyediaan infrastruktur pendidikan yang berkualitas, lengkap, dan terintegrasi dalam satu kawasan.

“Konsep tersebut diharapkan dapat mendukung proses belajar mengajar sekaligus membentuk lingkungan yang kondusif bagi siswa untuk mengembangkan potensi dan karakter jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia,” tutup Hamdani.(*)

Penulis : Wahyudi

Editor : ****

Berita Terkait

Gunung Kucing Disegel, PUSKAP Desak Izin Angkasa Land Dicabut
Dubes Rusia Pastikan Hadiri HUT ke-19 PPWI di Lampung, Ingin Bertemu Gubernur dan Kunjungi UIN
IPM Lampung Naik Jadi 74,74 pada 2026, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Penopang
Sekolah Negeri di Bandar Lampung Diduga Dibebani Iuran Tim Hukum, Setor Rp100–150 Ribu Tiap Bulan
Pemprov Lampung Tegaskan Penegakan Hukum Lingkungan Tak Ganggu Iklim Investasi
Perkuat Layanan Kanker, RSUDAM Libatkan BAPETEN Evaluasi Pembangunan Fasilitas
Aset Rp1,7 Miliar Diduga Jadi Objek Sewaan, IWO Pertanyakan Pengawasan Dinas Pertanian Lampung Timur 2026
Tiga Tahun Mencari Keadilan! Ofpy Arianti Desak Polisi Tegak Lurus, Tolak Penangguhan Penahanan Terlapor
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 06:41 WIB

Gunung Kucing Disegel, PUSKAP Desak Izin Angkasa Land Dicabut

Kamis, 5 November 2026 - 19:51 WIB

Dubes Rusia Pastikan Hadiri HUT ke-19 PPWI di Lampung, Ingin Bertemu Gubernur dan Kunjungi UIN

Kamis, 5 November 2026 - 14:54 WIB

IPM Lampung Naik Jadi 74,74 pada 2026, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Penopang

Kamis, 5 November 2026 - 14:52 WIB

Sekolah Negeri di Bandar Lampung Diduga Dibebani Iuran Tim Hukum, Setor Rp100–150 Ribu Tiap Bulan

Selasa, 3 November 2026 - 21:35 WIB

Perkuat Layanan Kanker, RSUDAM Libatkan BAPETEN Evaluasi Pembangunan Fasilitas

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Gunung Kucing Disegel, PUSKAP Desak Izin Angkasa Land Dicabut

Jumat, 6 Nov 2026 - 06:41 WIB