Bronjong Baru Satu Bulan Sudah Hancur, Batu Berubah Jadi Tanah

- Jurnalis

Minggu, 15 Desember 2024 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Lampung, Atmosfirnews.com

Dalam hitungan bulan pembangunan pekerjaan Perkuatan Tebing Sungai (Bronjong) di Pekon Suka Negeri Kecamatan Pardasuka, menuai keritik lembaga dan masyarakat setempat, Sabtu (14/12/24).

Pekerjaan Pekuatan Tebing Sungai yang bersumber anggaran APBD tahun 2024 dengan nilai kontrak Rp 645.692.707,96 dengan Kontraktor CV.ABINAYA PRIMA MAKMUR, Konsultan CV.KARYA MULYA MANDIRI, kini kondisinya saat ini batu nya sudah mulai hancur, pekerjaan Perkuatan Tebing Sungai ( Bronjong), yang sudah rampung di kerja kan kurang lebih satu bulan tersebut, terlihat batu sudah hancur menjadi tanah, diduga pihak kontraktor mengabai kan kualitas batu yang digunakan untuk mendapatkan keuntungan.
Sehingga hal ini menuai sorotan lembaga YLPK-PERARI ( Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen-Perjuangan Anak Negeri), dan masyarakat setempat

Baca Juga :  Modus Gonta - Ganti Nama Usaha, Diduga Tidak Pernah Memiliki Izin Usaha, GEPAK Lampung Soroti Tempat Hiburan De'Amore Kembali Disegel

Dengan kritikan pedas, Patzani Ketua YLPK-PERARI Kabupaten Pringsewu dirinya menuturkan,bahwa pembangunan Perkuatan Tebing Sungai yang menelan nilai anggaran ratusan juta dana APBD ini, diduga dikerjakan asal-asalan, karena dalam hitungan satu bulan, pembangunan Perkuatan Tebing Sungai (Bronjong) yang sudah selesai dikerjakan terlihat batunya pada hancur jadi tanah, kualitas batu tidak sesuai spek, “ini sangat merugikan negara, maka saya minta kepada Kontraktor CV.ABINAYA PRIMA MAKMUR untuk dikerjakan ulang, “apabila ini dibiarkan begitu saja, maka saya akan melaporkan ke pihak yang berwenang supaya ini di proses secara hukum,” ujarnya.

“Dan ini jelas terindikasi dugaan KKN (Korupsi Kolusi Nipotisme), didalam pembangunan Perkuatan Tebing Sungai (Bronjong) tersebut, untuk mendapatkan keuntungan, sehingga pembangunan dikerjakan asal jadi, “tandas Patzani.

Baca Juga :  PENYIDIK KEJATI LAMPUNG KEMBALI TERIMA TITIPAN UANG KERUGIAN NEGARA DALAM PERKARA PESISIR BARAT TA 2022

Diungkapkan juga oleh masyarakat setempat, yang enggan disebut nama, Ia mengatakan sebagai masyarakat sangat berterimakasih kepada pemerintah dengan adanya pembangunan Perkuatan Tebing Sungai (Beonjong) ini.

Untuk mencegah terjadi longsor, akan tetapi disisi lain, ini sangat disayangkan sekali, pembangunan baru hitungan satu bulan.
“Kok batu nya sudah pada hancur jadi tanah, kami kecewa sebagai masyarakat kepada pihak kontraktor, dan saya mewakili masyarakat berharap pembangunan Perkuatan Tebing Sungai (Bronjong) ini di kerjakan ulang, agar kualitas nya bagus dan awet,” terang masyarakat setempat.

(Dikutip dari Kompasone.com. Red.)

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Gunung Kucing Disegel, PUSKAP Desak Izin Angkasa Land Dicabut
Dubes Rusia Pastikan Hadiri HUT ke-19 PPWI di Lampung, Ingin Bertemu Gubernur dan Kunjungi UIN
IPM Lampung Naik Jadi 74,74 pada 2026, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Penopang
Sekolah Negeri di Bandar Lampung Diduga Dibebani Iuran Tim Hukum, Setor Rp100–150 Ribu Tiap Bulan
Redi Sanjaya, Tersangka Kasus Narkoba, Dikabarkan Tak Lagi Ditahan, Kabid Humas: Ditindaklanjuti Propam
Pemprov Lampung Tegaskan Penegakan Hukum Lingkungan Tak Ganggu Iklim Investasi
Antisipasi Banjir, Camat Enggal Turun Langsung Bersihkan Drainase
Perkuat Layanan Kanker, RSUDAM Libatkan BAPETEN Evaluasi Pembangunan Fasilitas
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 06:41 WIB

Gunung Kucing Disegel, PUSKAP Desak Izin Angkasa Land Dicabut

Kamis, 5 November 2026 - 19:51 WIB

Dubes Rusia Pastikan Hadiri HUT ke-19 PPWI di Lampung, Ingin Bertemu Gubernur dan Kunjungi UIN

Kamis, 5 November 2026 - 14:54 WIB

IPM Lampung Naik Jadi 74,74 pada 2026, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Penopang

Kamis, 5 November 2026 - 14:52 WIB

Sekolah Negeri di Bandar Lampung Diduga Dibebani Iuran Tim Hukum, Setor Rp100–150 Ribu Tiap Bulan

Kamis, 5 November 2026 - 09:52 WIB

Redi Sanjaya, Tersangka Kasus Narkoba, Dikabarkan Tak Lagi Ditahan, Kabid Humas: Ditindaklanjuti Propam

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Gunung Kucing Disegel, PUSKAP Desak Izin Angkasa Land Dicabut

Jumat, 6 Nov 2026 - 06:41 WIB