WFS Ajak Sarjana Hukum Unila Aktif di Masyarakat dan Taat Orang Tua

- Jurnalis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung — Lulus dari perguruan tinggi bukan akhir perjalanan, melainkan awal bagi para sarjana untuk membuktikan manfaat ilmu yang diperoleh di tengah masyarakat. Pesan itu disampaikan Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi, S.H., M.H., kepada peserta Yudisium Fakultas Hukum Universitas Lampung (Unila) periode VIII Agustus 2026.

Di hadapan para calon alumni Fakultas Hukum Unila, Wahrul yang juga dikenal sebagai pengacara rakyat sekaligus anggota DPRD Provinsi Lampung itu menekankan pentingnya para sarjana tidak berhenti pada pencapaian akademis.

Menurutnya, gelar sarjana hukum harus diikuti keberanian mengambil peran dalam kehidupan sosial. Keterlibatan dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan dinilai menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk membangun empati, kepemimpinan, sekaligus kepekaan terhadap persoalan publik.

“Sebentar lagi kan bergelar sarjana dan hidup di tengah-tengah masyarakat. Sebagai pemuda, terlibat dalam kegiatan sosial menjadi modal yang penting dalam bermasyarakat. Tentu harus juga dibarengi dengan hormat dan patuh terhadap orang tua,” ujar Wahrul.

Baca Juga :  Universitas Saburai Wisuda 349 Lulusan, Rektor: Gelar Harus Dibuktikan dengan Karya Nyata

Wahrul mengingatkan, gelar sarjana hukum membawa konsekuensi moral. Ilmu yang diperoleh selama berada di bangku kuliah harus mampu diterjemahkan menjadi kontribusi nyata bagi masyarakat.

Ia mendorong para lulusan agar tidak hanya mengejar keberhasilan pribadi dan karier, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.

Menurut Wahrul, dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat akan menghadirkan persoalan yang jauh lebih kompleks dibandingkan persoalan akademis di kampus. Karena itu, pengalaman berorganisasi dan aktif dalam kegiatan sosial dapat menjadi modal penting dalam menghadapi kehidupan setelah lulus.

Pesan lain yang mendapat perhatian adalah soal bakti kepada orang tua. Wahrul menegaskan, keberhasilan seorang sarjana tidak dapat dilepaskan dari doa, dukungan, serta pengorbanan orang tua selama menempuh pendidikan.

Baca Juga :  Lapor Bunda Eva! SDN 2 Rawa Laut Diduga Sengsarakan Wali Murid, Paksa Beli Buku Bupena Rp140 Ribu

Karena itu, rasa hormat dan kepatuhan kepada orang tua, kata dia, harus tetap menjadi pijakan meski seseorang telah meraih pendidikan tinggi dan memasuki dunia profesional.

Wahrul berharap para lulusan Fakultas Hukum Unila mampu membawa nilai-nilai yang diperoleh selama berada di “Kampus Hijau” ke tengah masyarakat.

Ia optimistis para alumni dapat mengambil peran sebagai agen perubahan dengan memberikan kontribusi nyata dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa.

“Saya yakin para alumni Fakultas Hukum Unila mampu menjadi agen perubahan yang memberikan kontribusi nyata serta berdampak luas bagi kemajuan nusa dan bangsa,” pungkasnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi para sarjana baru bahwa perjalanan setelah yudisium bukan sekadar tentang mencari pekerjaan dan membangun karier, tetapi juga tentang bagaimana ilmu, integritas, kepedulian sosial, dan bakti kepada orang tua dapat berjalan beriringan dalam kehidupan. (*).

Penulis : Wahyudi

Editor : ***

Berita Terkait

Gendong Anak Turun dari Kapal Terbakar, Aksi Prajurit Marinir Rico Sumantri Tuai Apresiasi
H. Cahya Gandara Hibahkan Dua Masjid atas Nama H. Nuryadin, Syiar Islam Diperkuat di Pangandaran
Bukan Sekadar Berbagi, PRANTARA Indonesia Rawat Kepedulian dan Kerukunan di Lampung Timur
Ahmad Muzani Apresiasi 300 Prestasi SMA YP Unila, Dorong Jadi Laboratorium Pendidikan Nasional
HKA Siagakan 25 Personel Antisipasi Karhutla di Tol Palindra
Demi Calon Jemaah Haji, RSUD ZAPA Way Kanan Tetap Buka Layanan hingga Malam
Jelang Konferensi Ekonomi Kreatif, Brimob Sterilisasi Area Hotel Kempinski
Hendarwan Menang Pilkati Pulung Kencana, Unggul 1.357 Suara dari Pesaing
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Gendong Anak Turun dari Kapal Terbakar, Aksi Prajurit Marinir Rico Sumantri Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:42 WIB

H. Cahya Gandara Hibahkan Dua Masjid atas Nama H. Nuryadin, Syiar Islam Diperkuat di Pangandaran

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:50 WIB

Bukan Sekadar Berbagi, PRANTARA Indonesia Rawat Kepedulian dan Kerukunan di Lampung Timur

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Ahmad Muzani Apresiasi 300 Prestasi SMA YP Unila, Dorong Jadi Laboratorium Pendidikan Nasional

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:11 WIB

HKA Siagakan 25 Personel Antisipasi Karhutla di Tol Palindra

Berita Terbaru