BALI — Irjen. Pol. (Purn.) Dr. H. Ike Edwin, S.H., M.H., M.M., mengunjungi Pura Agung Besakih di Kabupaten Karangasem, Bali, Sabtu (10/10/2026), setelah menghadiri Festival Budaya Kerajaan Klungkung 2026. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam Pertemuan Para Raja Nusantara sekaligus momentum memperkuat pesan kerukunan dan persatuan di tengah keberagaman bangsa.
Sebelumnya, Ike Edwin menghadiri Festival Budaya Kerajaan Klungkung yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Puri Agung Klungkung. Kegiatan tersebut digelar bertepatan dengan peringatan Wanti Warsa ke-XVI dan upacara sakral Abhiseka Ratu Ida Dalem Smara Putra Shri Coma Kepakisan.
Rangkaian acara juga dimeriahkan dengan Klungkung Heritage Festival di kawasan Kertha Gosa dan Taman Gosa pada 10–11 Oktober 2026.
Kehadiran Ike Edwin di Bali disambut jajaran pengurus DPW Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Provinsi Bali. Penyambutan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus mendukung pelestarian warisan budaya Nusantara.
Wakil Ketua Umum DPP PWDPI yang juga pengurus DPW PWDPI Bali, Nofiah, S.H., menyampaikan kebanggaannya atas kunjungan mantan perwira tinggi Polri tersebut.
“Kami sangat bangga dan menyambut baik kedatangan Bapak Ike Edwin di tanah Bali. Semoga kehadiran beliau membawa berkah dan semakin mempererat silaturahmi. Kami berkomitmen mendukung penuh kegiatan pelestarian budaya daerah yang luar biasa ini,” ujar Nofiah, Sabtu (10/10/2026).
Ike Edwin: Melestarikan Budaya Menjaga Jati Diri Bangsa
Ike Edwin mengapresiasi penyelenggaraan Festival Budaya Kerajaan Klungkung. Menurut dia, pelestarian budaya leluhur merupakan bagian penting dalam menjaga identitas bangsa sekaligus memperkuat persatuan masyarakat Indonesia.
“Festival ini sangat luar biasa. Melestarikan budaya leluhur adalah menjaga jati diri bangsa. Semoga PWDPI senantiasa mendukung upaya pelestarian budaya daerah, karena budaya adalah fondasi persatuan kita. Mari kita jaga warisan ini untuk generasi mendatang,” kata Ike Edwin.
Usai menghadiri rangkaian kegiatan di Klungkung, Ike Edwin melanjutkan perjalanan menuju Pura Agung Besakih, yang berada di lereng Gunung Agung, Kabupaten Karangasem.
Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Nofiah, jajaran pengurus DPW PWDPI Bali, serta Ir. Nerozely Agung Putra, Ketua Umum Laskar Lampung Indonesia.
Pura Agung Besakih dikenal sebagai kompleks pura utama umat Hindu di Bali. Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk menyampaikan pesan penghormatan terhadap keberagaman budaya dan keyakinan yang hidup di Indonesia.
Besakih Jadi Momentum Serukan Kerukunan
Di sela kunjungannya, Ike Edwin menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan bangsa yang harus dijaga melalui sikap saling menghormati dan semangat persaudaraan.
Menurut dia, perbedaan latar belakang budaya maupun keyakinan tidak seharusnya menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan sebagai sesama anak bangsa.
“Keberagaman kita adalah kekayaan terbesar. Semoga kita senantiasa dijaga dalam persatuan, damai, dan saling menghormati satu sama lain,” tegasnya.
Rangkaian kunjungan Ike Edwin di Bali, mulai dari Festival Budaya Kerajaan Klungkung hingga Pura Agung Besakih, mencerminkan pentingnya membangun hubungan lintas budaya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Melalui kegiatan tersebut, PWDPI berharap dukungan terhadap pelestarian budaya daerah terus menguat, seiring dengan terjaganya kerukunan antarumat beragama dan persatuan nasional.
Pelestarian budaya dan penghormatan terhadap keberagaman menjadi pesan utama dalam rangkaian kegiatan tersebut, sekaligus pengingat bahwa kekayaan tradisi Nusantara merupakan bagian penting dari identitas bangsa Indonesia.
(Humas PWDPI Bali)
Penulis : Wahyudi
Editor : *******









