12 AAV M-35 Masuk Kekuatan Marinir, TNI AL Siapkan 105 Ranpur hingga 2028

- Jurnalis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Korps Marinir TNI Angkatan Laut mendapat tambahan kendaraan tempur amfibi baru. Sebanyak 12 unit Assault Amphibious Vehicle (AAV) M-35 diserahkan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin kepada TNI AL dalam rangkaian penguatan alat utama sistem senjata (alutsista).

Penyerahan dilakukan di Markas Komando Korps Marinir, Cilandak, Jakarta. Belasan kendaraan tempur tersebut selanjutnya menjadi bagian dari kekuatan Korps Marinir untuk mendukung pelaksanaan operasi amfibi.

AAV M-35 merupakan kendaraan tempur lapis baja beroda rantai yang dirancang untuk beroperasi di laut sekaligus di darat. Kendaraan ini memiliki kemampuan membawa personel dari kapal menuju pantai sebelum melanjutkan pergerakan di wilayah daratan.

Baca Juga :  Bupati Lampung Timur Terima Audiensi PD IWO, Siap Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah

Pengadaan AAV M-35 dilakukan melalui skema Foreign Military Sales (FMS) dengan Amerika Serikat. Sebanyak 105 unit direncanakan memperkuat Korps Marinir secara bertahap hingga 2028.

Dari total tersebut, pengiriman dilakukan dalam tiga tahap. Sebanyak 35 unit ditargetkan pada 2026, kemudian 35 unit pada 2027 dan 35 unit pada 2028. Dua belas unit yang telah diserahkan merupakan bagian dari tahap awal pengadaan.

Kendaraan tersebut juga memiliki kemampuan menghadapi kondisi laut hingga Sea State 5. Selain membawa awak kendaraan, AAV M-35 dapat mengangkut personel Marinir untuk mendukung pergerakan pasukan dalam operasi pendaratan amfibi.

Baca Juga :  Kuat Diduga Lakukan Penyimpangan DD, APH Diminta Periksa Kades Negeri Galih Rejo

Kehadiran AAV M-35 menjadi bagian dari modernisasi kendaraan tempur amfibi Korps Marinir. Ranpur ini diproyeksikan memperkuat kemampuan mobilitas pasukan dari laut menuju daratan, terutama dalam mendukung operasi amfibi di wilayah Indonesia yang memiliki karakter sebagai negara kepulauan.

Dengan pengadaan 105 unit secara bertahap, kekuatan kendaraan tempur amfibi Korps Marinir akan terus diperbarui hingga 2028.(*)

Penulis : Wahyudi

Editor : ******

Berita Terkait

Pilkati Serentak Tubaba Berlangsung Aman, Bupati Novriwan Jaya Sampaikan Terima Kasih
Wilson Lalengke Kecewa, Berjam-jam di Polda Lampung Tak Ditemui Pejabat: Surat Audiensi Disuruh Buat Ulang
Sengketa Tanah Waris 7,2 Hektare di Natar Bergulir di Pengadilan, Ahli Waris Maryam Gugat Peralihan Hak
201 Calon Jemaah Haji Way Kanan Mulai Jalani Pemeriksaan Kesehatan, Tahapan Menuju Tanah Suci 2027 Dimulai
Perda RTRW Jadi Acuan, Bangunan di Bantaran Sungai Bandar Lampung Diawasi: Berapa Meter Batasnya?
Aliansi Jaga Hutan Lampung Desak Audit HGB 20 Hektare RTH Way Halim dan Way Dadi
Solar Langka Berlarut-larut di Sumut, Ada Apa dengan Distribusi Pertamina?
Resmi Jadi Dirut, Begini Sepak Terjang Suroso Isnandar di PLN 
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Pilkati Serentak Tubaba Berlangsung Aman, Bupati Novriwan Jaya Sampaikan Terima Kasih

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Wilson Lalengke Kecewa, Berjam-jam di Polda Lampung Tak Ditemui Pejabat: Surat Audiensi Disuruh Buat Ulang

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Sengketa Tanah Waris 7,2 Hektare di Natar Bergulir di Pengadilan, Ahli Waris Maryam Gugat Peralihan Hak

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:24 WIB

201 Calon Jemaah Haji Way Kanan Mulai Jalani Pemeriksaan Kesehatan, Tahapan Menuju Tanah Suci 2027 Dimulai

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Perda RTRW Jadi Acuan, Bangunan di Bantaran Sungai Bandar Lampung Diawasi: Berapa Meter Batasnya?

Berita Terbaru