Antisipasi Dampak Karhutla, Hutama Karya Perkuat Kesiagaan di Tiga Ruas Tol Sumatera

- Jurnalis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMATRA SELATAN — PT Hutama Karya (Persero) memperkuat kesiapan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), menyusul kebakaran yang terjadi di sejumlah wilayah Pulau Sumatra, khususnya bagian selatan.

Selain menyiagakan armada dan peralatan pemadaman, pengelola jalan tol tersebut meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait serta mengimbau pengguna jalan mewaspadai asap yang berpotensi mengganggu jarak pandang dan keselamatan berkendara.

Kesiapsiagaan difokuskan pada tiga ruas tol, yakni Palembang–Indralaya (Palindra), Indralaya–Prabumulih (Inprabu), serta Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka).

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan perusahaan memahami kekhawatiran masyarakat terhadap dampak karhutla, baik bagi aktivitas sehari-hari maupun keselamatan perjalanan.

Menurut dia, Hutama Karya memperkuat kesiapan operasional di lapangan dan berkoordinasi dengan instansi berwenang untuk mendukung penanganan kebakaran di sekitar jalan tol sesuai kewenangannya.

“Kami berharap kebakaran dapat segera tertangani dan kondisi berangsur membaik, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman. Di tengah situasi ini, kami menyiapkan sarana pendukung pemadaman serta memperkuat koordinasi dengan instansi terkait untuk mendukung penanganan di sekitar jalan tol, sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan,” ujar Hamdani.

Siagakan Armada dan Peralatan Pemadaman

Untuk mendukung penanganan karhutla, Hutama Karya menyiapkan armada dan peralatan pemadaman di masing-masing ruas tol yang terdampak.

Di Tol Palindra, perusahaan menyiagakan satu kendaraan tangki air berkapasitas 5.000 liter yang dilengkapi peralatan pemadaman. Selain itu, tersedia kendaraan derek dengan tangki air berkapasitas 3.000 liter dan perlengkapan pemadam.

Baca Juga :  Welcoming Ramadan, Dompet Dhuafa Lampung Press Conference dan Sharing Sessions, Paparkan Kebermanfaatan Zakat dan Ajak Kolaborasi

Alat pemukul api juga ditempatkan pada setiap kendaraan operasional untuk mendukung penanganan awal ketika ditemukan titik api di sekitar area jalan tol.

Sementara itu, di Tol Inprabu, Hutama Karya menyiapkan satu truk tangki air berkapasitas 5.000 liter untuk mendukung pemadaman di area ruang milik jalan tol. Kesiapan tersebut diperkuat dengan tangki air tambahan berkapasitas 1.500 liter.

Adapun di ruas Terpeka, perusahaan menyiagakan lima unit truk tangki air dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter. Tangki air tambahan dan peralatan pemadaman juga disiapkan untuk mendukung penanganan kebakaran.

Kesiapan armada di ruas Terpeka turut diperkuat melalui peremajaan dua unit pompa alkon pada kendaraan tangki air di Kayu Agung dan Lambu Kibang. Selain itu, empat selang diperbarui untuk menunjang operasional kendaraan tangki air.

Peralatan pemukul api atau gepyok juga disiagakan pada kendaraan patroli sebagai bagian dari upaya penanganan awal.

Perkuat Koordinasi dengan BPBD dan Manggala Agni

Selain menyiapkan peralatan, Hutama Karya memperkuat koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, pemadam kebakaran, kepolisian, dan pemerintah daerah.

Koordinasi dilakukan untuk mempercepat pelaporan apabila ditemukan kebakaran di sekitar jalan tol serta mendukung tindak lanjut penanganan oleh instansi terkait.

Khusus di koridor Terpeka, koordinasi melibatkan pemadam kebakaran di Kabupaten Lampung Tengah, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Mesuji, dan Ogan Komering Ilir (OKI), serta Manggala Agni OKI.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat sinergi penanganan karhutla, terutama ketika api atau asap berpotensi mendekati kawasan jalan tol dan mengganggu aktivitas pengguna jalan.

Baca Juga :  Sempat Bantah Ada Klaster Mewah, Kini Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan

Pengguna Tol Diminta Mengurangi Kecepatan

Di tengah ancaman asap karhutla, Hutama Karya juga meningkatkan penyampaian informasi keselamatan kepada pengguna jalan melalui media sosial dan media luar ruang, seperti Variable Message Sign (VMS), spanduk, serta pengeras suara atau public address.

Pengguna jalan diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melintasi ruas yang terdampak asap dan mengalami penurunan jarak pandang.

Pengendara diminta mengurangi kecepatan secara bertahap, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, menyalakan lampu utama, serta menghindari pengereman mendadak dan manuver menyalip.

Pengguna jalan juga diminta mengikuti arahan petugas dan tidak berhenti di lajur lalu lintas. Jika menemukan titik api atau kepulan asap yang berpotensi membahayakan perjalanan, pengendara diharapkan segera melaporkannya kepada petugas jalan tol.

Hamdani menegaskan, keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas di tengah kondisi yang berpotensi mengganggu kelancaran perjalanan tersebut.

“Keselamatan diri dan keluarga harus menjadi prioritas. Kami mengajak pengguna jalan untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan tidak memaksakan perjalanan ketika jarak pandang tidak memadai. Manfaatkan tempat istirahat terdekat apabila perlu berhenti serta ikuti arahan petugas,” kata Hamdani.

Ia menambahkan, Hutama Karya terus berupaya menjaga keandalan layanan jalan tol melalui kesiapan operasional dan koordinasi lintas instansi.

Upaya tersebut, lanjut dia, sejalan dengan komitmen perusahaan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk memastikan aspek keselamatan tetap menjadi perhatian utama selama penanganan karhutla berlangsung.(*)

Penulis : Wahyudi

Editor : *****

Berita Terkait

Demi Calon Jemaah Haji, RSUD ZAPA Way Kanan Tetap Buka Layanan hingga Malam
Jelang Konferensi Ekonomi Kreatif, Brimob Sterilisasi Area Hotel Kempinski
Hendarwan Menang Pilkati Pulung Kencana, Unggul 1.357 Suara dari Pesaing
KMP Batumandi Terbakar, Aprozi Alam Desak Kemenhub Evaluasi Total Keselamatan Pelayaran
Bareskrim Polri Ungkap Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Sita 1.194 Kemasan Senilai Rp155 Juta
Universitas Saburai Wisuda 349 Lulusan, Rektor: Gelar Harus Dibuktikan dengan Karya Nyata
HUT ke-62 Golkar, Rama Apriditya Tekankan Pentingnya Kerja Nyata dan Kepekaan terhadap Aspirasi Warga
Disdikbud Lampung Perketat Aturan, Siswa SMA/SMK Dilarang Merokok dan Menggunakan Vape
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Demi Calon Jemaah Haji, RSUD ZAPA Way Kanan Tetap Buka Layanan hingga Malam

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:16 WIB

Jelang Konferensi Ekonomi Kreatif, Brimob Sterilisasi Area Hotel Kempinski

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Hendarwan Menang Pilkati Pulung Kencana, Unggul 1.357 Suara dari Pesaing

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:53 WIB

KMP Batumandi Terbakar, Aprozi Alam Desak Kemenhub Evaluasi Total Keselamatan Pelayaran

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Bareskrim Polri Ungkap Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Sita 1.194 Kemasan Senilai Rp155 Juta

Berita Terbaru