Pemkot Bandar Lampung Terus Bergerak Melalui Dinas PU Ke Seluruh Titik Banjir

- Jurnalis

Senin, 24 Februari 2025 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bandar Lampung, Atmosfirnews.id

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menangani dampak banjir yang melanda beberapa wilayah di Bandar Lampung.

Setelah sebelumnya meninjau lokasi di Gedung Air, Kali Balau Kencana, dan Labuhan Ratu pada Sabtu (22/2/2025), tim dari dinas PU kembali turun ke lapangan pada Minggu (23/2/2025) untuk menangani banjir di Tanjung Seneng hingga malam hari di Tanjung Karang Timur.

Kepala Dinas PU Kota Bandar Lampung, Dedi Sutiyoso, yang berada langsung di lokasi menyatakan bahwa pihaknya telah bekerja sejak pagi hingga dini hari untuk mengatasi dampak banjir.

“Kami dari Dinas PU sudah bergerak sejak pagi, bahkan hingga dini hari tim masih terus bekerja. Ini adalah musibah yang harus kita hadapi bersama. Hari ini juga kami telah melakukan rapat dengan semua pihak terkait, seperti BPBD dan Basarnas, untuk mencari solusi terbaik,” ujar Dedi, pada Minggu malam, 23/2/2024.

Lebih lanjut, Dedi menegaskan bahwa pihaknya akan bekerja semaksimal mungkin agar banjir bisa segera teratasi.

Baca Juga :  Operasi Ketupat Krakatau 2025 Berakhir, Polda Lampung Berhasil Lancarkan Arus Mudik dan Arus Balik

“Kami akan bekerja secepat dan semaksimal mungkin agar banjir ini bisa cepat surut. Kejadian ini juga menjadi evaluasi bagi kami untuk menyusun program prioritas ke depan, terutama terkait perbaikan drainase dan pencegahan bencana,” jelasnya.

Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur pada Jumat malam (21/2/2025) mengakibatkan longsor dan robohnya pagar beton sepanjang 30 meter di Perumahan Angkasa.

Akibatnya, kawasan permukiman warga di Gg. Nangka, RT 11, Lk II, Sepang Jaya, Labuhan Ratu, terendam banjir pada Sabtu (22/2/2025).

Bahkan, sebuah mobil Honda CRV berwarna hitam hanyut terbawa arus deras akibat tersumbatnya drainase oleh reruntuhan tembok perumahan.

Tembok yang roboh itu menutup aliran air menuju sungai di seberang Jalan Soekarno-Hatta, tepat di perbatasan Kecamatan Labuhan Ratu dan Tanjung Seneng.

Dalam hal ini, Dinas PU Kota Bandar Lampung segera turun ke lokasi sejak Jumat malam hingga Sabtu pagi untuk menyingkirkan bongkahan pagar beton yang menutup drainase.

Baca Juga :  RMD Gandeng Pengusaha Billboard Lampung, Sukses Hantarkan Ade Jona ke Tampuk Pimpinan HIPMI

“Kami telah mengerahkan dua unit eskavator mini dan mobil pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk membersihkan puing-puing dan mengangkutnya ke TPA Bakung agar aliran air kembali normal,” jelas Dedi.

Dedi juga menyoroti pentingnya perencanaan konstruksi yang lebih matang agar kejadian serupa tidak terulang.

“Pagar beton sepanjang 30 meter ini seharusnya dibangun dengan perhitungan yang matang, terutama terkait kekuatan tanah dan fondasi. Ini akan menjadi bahan evaluasi bagi kami,” katanya.

Terkait kemungkinan adanya tindakan terhadap pihak pengembang, Dedi menyatakan bahwa Pemkot Bandar Lampung akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menindaklanjuti kejadian ini.

“Kami akan melakukan koordinasi lebih lanjut untuk memastikan kejadian seperti ini tidak terjadi lagi dan pihak yang bertanggung jawab bisa diberi teguran atau sanksi sesuai peraturan yang berlaku,” pungkasnya.

Dengan langkah cepat yang dilakukan Pemkot Bandar Lampung dan kerja keras Dinas PU, diharapkan kondisi dapat segera pulih dan warga yang terdampak dapat kembali beraktivitas dengan normal.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Ahmad Muzani Apresiasi 300 Prestasi SMA YP Unila, Dorong Jadi Laboratorium Pendidikan Nasional
Ketua PWDPI Lampung Soroti Kasus Rohadi Alcantara, Minta Proses Hukum Berjalan Adil
Samsat Rajabasa Bersama Satlantas dan Jasa Raharja Gelar Razia Sosialisasi Pajak Kendaraan, Ingatkan Keringanan Berakhir 31 Oktober
Wilson Lalengke Kecewa, Berjam-jam di Polda Lampung Tak Ditemui Pejabat: Surat Audiensi Disuruh Buat Ulang
Universitas Saburai Wisuda 349 Lulusan, Rektor: Gelar Harus Dibuktikan dengan Karya Nyata
HUT ke-62 Golkar, Rama Apriditya Tekankan Pentingnya Kerja Nyata dan Kepekaan terhadap Aspirasi Warga
Sengketa Tanah Waris 7,2 Hektare di Natar Bergulir di Pengadilan, Ahli Waris Maryam Gugat Peralihan Hak
Enam Bakal Calon Rebut Kursi Rektor Unila 2027–2031, Senat Segera Saring Jadi Tiga Kandidat
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Ahmad Muzani Apresiasi 300 Prestasi SMA YP Unila, Dorong Jadi Laboratorium Pendidikan Nasional

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Samsat Rajabasa Bersama Satlantas dan Jasa Raharja Gelar Razia Sosialisasi Pajak Kendaraan, Ingatkan Keringanan Berakhir 31 Oktober

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Wilson Lalengke Kecewa, Berjam-jam di Polda Lampung Tak Ditemui Pejabat: Surat Audiensi Disuruh Buat Ulang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Universitas Saburai Wisuda 349 Lulusan, Rektor: Gelar Harus Dibuktikan dengan Karya Nyata

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:17 WIB

HUT ke-62 Golkar, Rama Apriditya Tekankan Pentingnya Kerja Nyata dan Kepekaan terhadap Aspirasi Warga

Berita Terbaru