Kabid Dikdas Abaikan Instruksi Kadis, Ketua Umum GEPAK Lampung Tegur Keras Dinas Pendidikan

- Jurnalis

Rabu, 16 Oktober 2024 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, Atmosfirnews.id
Ketua Umum GEPAK Lampung, Wahyudi, mengeluarkan teguran keras terhadap Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung setelah melakukan kunjungan ke kediaman Kenzy, siswa SMP Negeri 41 yang menjadi korban kekerasan oleh teman sekolahnya.

Kunjungan pada Selasa (15/10/2024) ini bertujuan untuk memastikan kondisi terkini Kenzy, yang saat ini masih terbaring lemah di rumah akibat trauma fisik dan mental yang dialaminya setelah insiden pembantingan di sekolahnya.

Menurut pengakuan keluarga, insiden kekerasan itu bermula dari masalah sepele—hanya karena Kenzy memakai topi. Ketika pelaku mengambil topinya, Kenzy mencoba merebut kembali, namun naas, pelaku justru membantingnya hingga menyebabkan patah tulang kaki.

Kondisi ini membuat Kenzy tidak hanya merasakan sakit fisik, tetapi juga mengalami trauma yang mendalam, bahkan takut untuk kembali ke sekolah.

Baca Juga :  Dituding 'Ngibul' Soal Jaspel, Direktur RSUDAM Lampung Dikecam Netizen: Nakes Urus Nyawa, Haknya Ditahan 5 Bulan

“Saya sudah tidak mau sekolah di situ lagi, saya trauma,” ungkap Kenzy, yang sebelumnya masuk melalui jalur prestasi di bidang Pramuka dan Tahfiz.

Namun yang lebih memprihatinkan, pihak sekolah dan Dinas Pendidikan tidak menunjukkan perhatian yang memadai terhadap korban.

Lia, ibu Kenzy, mengungkapkan bahwa hingga kini tidak ada kunjungan langsung dari sekolah atau Dinas Pendidikan.

“Gurunya hanya menghubungi lewat WA, mengirim materi ujian, tapi tidak ada bantuan konkret untuk anak saya,” kata Lia.

Lia juga mengungkapkan bahwa meskipun telah ada kesepakatan bahwa pelaku bertanggung jawab, pelaku dan keluarganya kabur, dan sekolah tampak abai terhadap kondisi anaknya.

Trauma yang dialami Kenzy semakin memperburuk situasi, di mana ia kehilangan semangat untuk melanjutkan pendidikan di sekolah yang sama.

Baca Juga :  Bandarlampung Kembali Dilanda Banjir, IWO Lampung Gelar Aksi Sosial untuk Korban Terdampak

Menanggapi hal ini, Wahyudi menegaskan pentingnya respons cepat dari pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung.

“Kenapa sampai sekarang tidak ada tindakan nyata? Kami sudah turun ke lapangan, tapi Kabid Dikdas, Mulyadi, yang seharusnya menjalankan instruksi Kadis Pendidikan, Bunda Eka, malah tidak bergerak. Ini adalah catatan serius bagi Dinas Pendidikan,” ujar Wahyudi dengan nada tegas.

Wahyudi menambahkan bahwa kasus ini mencerminkan lemahnya pengawasan sekolah terhadap kesejahteraan siswa.

“Ini bukan masalah kecil. Korban patah tulang dan mengalami trauma berat. Dinas Pendidikan harus lebih tanggap agar kejadian serupa tidak terulang lagi di masa depan,” pungkasnya.

Orang tua Kenzy berharap agar ada toleransi dan dukungan dari sekolah serta dinas terkait untuk membantu pemulihan anak mereka.

Berita Terkait

Ahmad Muzani Apresiasi 300 Prestasi SMA YP Unila, Dorong Jadi Laboratorium Pendidikan Nasional
Ketua PWDPI Lampung Soroti Kasus Rohadi Alcantara, Minta Proses Hukum Berjalan Adil
Samsat Rajabasa Bersama Satlantas dan Jasa Raharja Gelar Razia Sosialisasi Pajak Kendaraan, Ingatkan Keringanan Berakhir 31 Oktober
Wilson Lalengke Kecewa, Berjam-jam di Polda Lampung Tak Ditemui Pejabat: Surat Audiensi Disuruh Buat Ulang
Universitas Saburai Wisuda 349 Lulusan, Rektor: Gelar Harus Dibuktikan dengan Karya Nyata
HUT ke-62 Golkar, Rama Apriditya Tekankan Pentingnya Kerja Nyata dan Kepekaan terhadap Aspirasi Warga
Sengketa Tanah Waris 7,2 Hektare di Natar Bergulir di Pengadilan, Ahli Waris Maryam Gugat Peralihan Hak
Enam Bakal Calon Rebut Kursi Rektor Unila 2027–2031, Senat Segera Saring Jadi Tiga Kandidat
Berita ini 199 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Ahmad Muzani Apresiasi 300 Prestasi SMA YP Unila, Dorong Jadi Laboratorium Pendidikan Nasional

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Samsat Rajabasa Bersama Satlantas dan Jasa Raharja Gelar Razia Sosialisasi Pajak Kendaraan, Ingatkan Keringanan Berakhir 31 Oktober

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Wilson Lalengke Kecewa, Berjam-jam di Polda Lampung Tak Ditemui Pejabat: Surat Audiensi Disuruh Buat Ulang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Universitas Saburai Wisuda 349 Lulusan, Rektor: Gelar Harus Dibuktikan dengan Karya Nyata

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:17 WIB

HUT ke-62 Golkar, Rama Apriditya Tekankan Pentingnya Kerja Nyata dan Kepekaan terhadap Aspirasi Warga

Berita Terbaru